Tim ITB Raih Juara Nasional ASEAN Data Science Explorer 2022

Senin, 29 Agustus 2022 - 19:48 WIB
Tim Matrix Explorers dari Institut Teknologi Bandung juga menyatakan rasa syukurnya atas kemenangan ini. “Kompetisi ini membantu kami memahami isu terkini di negara-negara ASEAN secara lebih dalam. Hal ini sangat menarik karena kami bisa belajar bagaimana mengolah data dan menemukan solusinya. Terima kasih telah mengadakan acara yang sangat menginspirasi ini,” ungkap Tim Matrix Explorers.

Rian A. Sagara, Industry Business Architect, SAP Indonesia menjelaskan, program ASEANDSE berupaya untuk memberdayakan pemuda ASEAN dengan keterampilan digital yang penting, mengembangkan keterampilan kolaborasi, kemampuan untuk mengkomunikasikan ide, dan berpikir kritis.

“Semua kemampuan ini sangat penting untuk menjadi pemimpin yang efektif bagi dunia masa depan. Saya sangat terkesan dengan kualitas ide yang disajikan para peserta dan berharap kompetisi ini akan mengawali perjalanan mereka dalam dunia Data Science. Melalui kemitraan dengan ASEAN Foundation, kami bertujuan untuk terus mengarahkan kaum muda untuk berkembang di dunia yang terus berubah dan menginspirasi mereka untuk menempa masa depan yang lebih cerah dan lebih adil bagi semua orang di Asia Tenggara,” tuturnya.

ASEANDSE adalah kompetisi analisis data regional yang menyasar mahasiswa di 10 negara anggota ASEAN. Dengan menggunakan SAP Analytics Cloud, program ini mengharuskan mahasiswa memberikan solusi dan rekomendasi berbasis data, inovatif, dan feasible untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi mendesak di ASEAN.

Khususnya terkait enam Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (United Nations Sustainable Development Goals), yaitu (1) Kesehatan dan Kesejahteraan, (2) Pendidikan yang Berkualitas, (3) Kesetaraan Gender, (4) Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, (5) Inovasi Industri dan Infrastruktur, serta (6) Kota dan Komunitas Berkelanjutan.

Solusi yang diajukan kaum muda tidak terbatas pada kampanye, kebijakan, produk, layanan, atau rekomendasi relawan. Lebih jauh, solusi ini juga akan didistribusikan kepada badan-badan ASEAN yang relevan untuk dipertimbangkan. Pemenang dinilai berdasarkan kemampuan mereka merancang konsep terbaik untuk menangani masalah sosial ekonomi ASEAN, yang didukung oleh wawasan berbasis data.

Kriteria penjurian meliputi aspek kreativitas, kelayakan, inovasi, dan kemampuan tim untuk mendemonstrasikan solusi yang akan diimplementasikan. Sebagai juara pertama, Tim Matrix Explorers dari Institut Teknologi Bandung mewakili Indonesia untuk Final Regional ASEAN DSE 2022 yang akan berlangsung di Phnom Penh, Kamboja, pada 12 Oktober 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!