Mengharukan, Ibu Ini Wakili Wisuda Anaknya yang Telah Tiada di Universitas Brawijaya

Senin, 19 September 2022 - 11:58 WIB
Selama di tingkat SMA, disampaikan ayahanda, Dani sudah dua kali diundang ke Istana Negara karena prestasinya. “Sudah mau hampir yang ketiga kali masuk Istana Negara tapi tidak jadi, karena dia peserta Olimpiade,” ujar sang ayah yang seorang polisi, dikutip dari laman UB, Senin (19/9/2022).

Sedangkan selama menjadi mahasiswa Dani dikenal aktif mengikuti kegiatan kampus dan di luar kampus. Menurut penuturan sepupunya, Maria Nova Sinde yang juga mahasiswa program ADik di Universitas Negeri Malang, Dani pernah menjadi ketua IPMAFA (Ikatan Pelajar Mahasiswa Fakfak).

Maria mengatakan, di kalangan teman-teman Dani dikenal sebagai sosok yang bertanggung jawab dan humoris. Sedangkan selama mengikuti perkuliahan dia terkenal rajin dan gigih menyelesaikan tugasnya karena rasa tanggung jawabnya kepada orang tua. “Kami harus pulang dengan membawa ijazah” ucapnya.

Dani, sebagaimana dituturkan ibunya, meninggal dunia setelah sakit beberapa hari di rumah. Karena tidak mau makan akhirnya keluarga memutuskan membawa ke rumah sakit. Namun, belum satu hari di rumah sakit, Dani sudah dinyatakan wafat oleh tim medis.

Menurut ibunda yang sehari-hari bekerja sebagai guru, Dani hanya sakit ringan batuk dan lemas. Ketika menjadi mahasiswa, disampaikan teman-teman sedaerahnya, Dani pernah dibawah ke rumah sakit karena asam lambung
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!