Tiga Lab UI Dipercaya Kemenkes Jadi Pusat Riset Vaksin
Sabtu, 24 September 2022 - 18:51 WIB
Gedung ILRC Universitas Indonesia. Foto/Humas UI.
JAKARTA - Tiga laboratorium yang didirikan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) dipercaya oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai bagian dari laboratorium jejaring Organization of Islamic Cooperation (OIC) Center of Excellence (CoE) on Vaccine and Biotechnology Products atau pusat riset vaksin dan produk bioteknologi OIC.
Ketiganya yakni Laboratorium Bioanalisis Universitas Indonesia-Daewoong Foundation (UI-DF), Integrated Laboratory Research Center (ILRC), dan Laboratorium Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI).
Baca juga: 8 Sekolah Kedinasan Terbaik, Lulus Langsung Jadi CPNS
Peluncuran laboratorium jejaring OIC-CoE ini dilakukan bersamaan dengan program COMSTECH-OIC Fellowship Program di Aula Siwabessy, Gedung Prof. Sujudi, Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta.
“Mari saling berkolaborasi, saya percaya pertemuan dan kerja sama dengan OIC ini menjadi awal yang baik untuk melakukan penelitian bersama tentunya dengan hasil yang baik. Saya berharap kesempatan ini semakin meningkatkan sistem kesehatan dunia untuk generasi yang akan datang,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, melalui siaran pers, Sabtu (24/9/2022).
Ketiganya yakni Laboratorium Bioanalisis Universitas Indonesia-Daewoong Foundation (UI-DF), Integrated Laboratory Research Center (ILRC), dan Laboratorium Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI).
Baca juga: 8 Sekolah Kedinasan Terbaik, Lulus Langsung Jadi CPNS
Peluncuran laboratorium jejaring OIC-CoE ini dilakukan bersamaan dengan program COMSTECH-OIC Fellowship Program di Aula Siwabessy, Gedung Prof. Sujudi, Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta.
“Mari saling berkolaborasi, saya percaya pertemuan dan kerja sama dengan OIC ini menjadi awal yang baik untuk melakukan penelitian bersama tentunya dengan hasil yang baik. Saya berharap kesempatan ini semakin meningkatkan sistem kesehatan dunia untuk generasi yang akan datang,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, melalui siaran pers, Sabtu (24/9/2022).
Lihat Juga :