UI Terapkan Protokol COVID-19 Ketat bagi Peserta UTBK 2020
Minggu, 05 Juli 2020 - 17:49 WIB
Peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020 dicek suhu tubuhnya sebelum masuk ruangan di Universitas Indonesia (UI) Depok, Minggu (5/7/2020). FOTO/SINDOnews/R RATNA PURNAMA
JAKARTA - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020 hari ini digelar di Universitas Indonesia (UI) Depok. Ujian di tengah pandemi COVID-19 dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.
Ketua Pusat UTBK UI, Rosari Saleh mengatakan, pihaknya sudah menyusun protokol kesehatan sesuai arahan yang diberikan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Pusat. Semua peserta wajib menggunakan masker, menjalani pengecekan suhu sebelum masuk ruangan, dan penyemprotan cairan disinfektan ke tangan peserta.
"Panitia telah menyusun ruang ujian dengan jarak minimal 1,5 meter antara satu peserta dengan peserta lainnya," kata Rosari yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Minggu (5/7/2020).(Baca juga: 15.307 Peserta Ikuti UTBK di UGM Dengan Protokol Kesehatan COVID-19 )
Sebagai penyelenggara dengan total peserta ujian 1.440 orang per hari, UI tidak main-main menegakan protokol kesehatan dan menambah beberapa syarat teknis pada peserta. Di antaranya dengan larangan pengantar menunggu selama ujian berlangsung dan hanya diperkenankan drop off untuk menghindari kerumunan.
Ketua Pusat UTBK UI, Rosari Saleh mengatakan, pihaknya sudah menyusun protokol kesehatan sesuai arahan yang diberikan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Pusat. Semua peserta wajib menggunakan masker, menjalani pengecekan suhu sebelum masuk ruangan, dan penyemprotan cairan disinfektan ke tangan peserta.
"Panitia telah menyusun ruang ujian dengan jarak minimal 1,5 meter antara satu peserta dengan peserta lainnya," kata Rosari yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Minggu (5/7/2020).(Baca juga: 15.307 Peserta Ikuti UTBK di UGM Dengan Protokol Kesehatan COVID-19 )
Sebagai penyelenggara dengan total peserta ujian 1.440 orang per hari, UI tidak main-main menegakan protokol kesehatan dan menambah beberapa syarat teknis pada peserta. Di antaranya dengan larangan pengantar menunggu selama ujian berlangsung dan hanya diperkenankan drop off untuk menghindari kerumunan.
Lihat Juga :