5 Pahlawan Nasional yang Memperjuangkan Pendidikan di Nusantara

Kamis, 10 November 2022 - 13:25 WIB
Rohana Kudus menunjukkan kepeduliannya dengan mendirikan Sekolah Kerajinan Amai Setia (KAS) di Koto Gadang pada 1911. Sekolah keterampilan khusus ini diperuntukkan bagi perempuan. Mereka diajarkan baca-tulis, mengelola keuangan, pendidikan agama, budi pekerti, dan bahasa Belanda.

2. Dewi Sartika

Dewi Sartika adalah pahlawan wanita asal Bumi Parahyangan. Dia lahir pada 4 Desember 1884 di Cicalengka, Jawa Barat. Selain Kartini, Dewi Sartika adalah tokoh pahlawan wanita yang memperjuangkan hak-hak perempuan khususnya di bidang pendidikan.

Komitmennya dibuktikan dengan mendirikan Sekolah Istri pada 1904. Sekolah ini diperuntukkan bagi wanita-wanita yang ingin mengenyam pendidikan. Sekolah Istri mengajarkan para wanita berbagai hal, seperti memasak, mengasuh bayi, menjahit, merenda, menyulam, dan juga pendidikan agama.

Baca juga:

3. R. A. Kartini

Raden Ajeng Kartini lebih dikenal dengan tokoh emansipasi wanita Tanah Air. Kartini lahir pada 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah. Ia menjadi sosok yang memperjuangkan hak-hak wanita pribumi kala itu yang tidak mendapatkan kesetaraan dengan kaum laki-laki.

Tidak hanya emansipasi, Kartini juga peduli terhadap pendidikan wanita-wanita pribumi yang saat itu tidak bisa menggapai pendidikan. Di akhir hayatnya, Kartini mendirikan Sekolah Wanita di Rembang untuk wanita pribumi agar akses pendidikan bisa digapai oleh para perempuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!