Prodi S2 Ilmu Kimia FMIPA UI Raih Akreditasi Internasional RSC
Sabtu, 21 Januari 2023 - 16:29 WIB
loading...
A
A
A
Akreditasi RSC prodi magister ilmu kimia ini diperoleh setelah melalui proses penilaian dan visitasi oleh dua orang asesor independen, yakni Dr. Jason Lynam FRSC dari University of York dan Dr. Richard Ansell dari University of Leeds, serta satu orang dari sekretariat RSC yaitu Miss Kim Smith, Cchem, MRSC pada November 2022.
Melalui akreditasi, RSC mempromosikan good practices dalam pendidikan kimia universitas, dan memastikan bahwa para ilmuwan kimia masa depan memiliki pengetahuan yang luas dan kompeten.
Menurut Ketua Unit Penjaminan Mutu Akademik FMIPA UI, Dr. Denny R. Silaban sebagai lembaga akreditasi khusus di bidang kimia, RSC menetapkan
berbagai indikator penilaian yang terdiri dari aims of the department, delivery methods, transferable skills, quality assurance, resources, laboratory facilities, library and it resources, safety and practical documentation, laboratory supervision, inclusion and diversity, staff development, academic development and wellbeing, dan feedback from previous accreditation.
Proses akreditasi RSC untuk prodi magister ilmu kimia ini, Dr. Denny menjelaskan tidak jauh berbeda dengan proses akreditasi pada prodi S1 Kimia. Asesmen berfokus pada kualitas pembelajaran, di antaranya visi dan misi departemen yang diturunkan dalam learning outcomes (LO), strategic plan yakni strategi agar lulusan mencapai LO, kurikulum, peningkatan keterampilan mahasiswa melalui kegiatan praktikum, kesempatan mahasiswa untuk melakukan Praktek Kerja Lapangan, serta sistem pelaksanaan tugas akhir mahasiswa.
Baca juga: Mau Lolos Beasiswa Fulbright dan Kuliah Gratis di AS? Begini Tipsnya dari Dosen Unair
Melalui akreditasi, RSC mempromosikan good practices dalam pendidikan kimia universitas, dan memastikan bahwa para ilmuwan kimia masa depan memiliki pengetahuan yang luas dan kompeten.
Menurut Ketua Unit Penjaminan Mutu Akademik FMIPA UI, Dr. Denny R. Silaban sebagai lembaga akreditasi khusus di bidang kimia, RSC menetapkan
berbagai indikator penilaian yang terdiri dari aims of the department, delivery methods, transferable skills, quality assurance, resources, laboratory facilities, library and it resources, safety and practical documentation, laboratory supervision, inclusion and diversity, staff development, academic development and wellbeing, dan feedback from previous accreditation.
Proses akreditasi RSC untuk prodi magister ilmu kimia ini, Dr. Denny menjelaskan tidak jauh berbeda dengan proses akreditasi pada prodi S1 Kimia. Asesmen berfokus pada kualitas pembelajaran, di antaranya visi dan misi departemen yang diturunkan dalam learning outcomes (LO), strategic plan yakni strategi agar lulusan mencapai LO, kurikulum, peningkatan keterampilan mahasiswa melalui kegiatan praktikum, kesempatan mahasiswa untuk melakukan Praktek Kerja Lapangan, serta sistem pelaksanaan tugas akhir mahasiswa.
Baca juga: Mau Lolos Beasiswa Fulbright dan Kuliah Gratis di AS? Begini Tipsnya dari Dosen Unair
Lihat Juga :