Mahasiswa UNS Berhasil Terbitkan Jurnal Internasional Terindeks Scopus, Ini Rahasianya
Sabtu, 21 Januari 2023 - 16:44 WIB
loading...
Mahasiswa Pascasarjana Seni Rupa FSRD UNS Indriana Anggun Febrianti berhasil menerbitkan artikel jurnal internasional terindeks Scopus Q3. Foto/Laman UNS.
A
A
A
JAKARTA - Mahasiswa Pascasarjana Seni Rupa Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Indriana Anggun Febrianti berhasil menerbitkan artikel jurnal internasional terindeks Scopus Q3. Jurnal itu diterbitkan oleh Journal of Graphic Engineering and Design (JGED) dari Serbia dengan akses terbuka dan gratis.
Mahasiswa yang akrab disapa Anggun ini merupakan mahasiswa pascasarjana yang menempuh gelar magister selama dua tahun dengan jalur beasiswa. Untuk itu, Anggun diwajibkan untuk menulis jurnal Internasional terindeks Scopus.
Anggun mengatakan bahwa menulis jurnal merupakan pengalaman baru untuknya. Dirinya tidak menyangka bahwa artikel jurnal yang telah ia tulis diterima penerbit hanya dalam waktu tiga bulan lebih empat hari.
Baca juga: Prodi S2 Ilmu Kimia FMIPA UI Raih Akreditasi Internasional RSC
“Benar-benar tidak menyangka, saya mengirimkan artikel pada 24 September 2022 dan mendapatkan balasan email peninjau telah merekomendasikan publikasi pada 16 November 2022 dengan revisi minor, akhirnya saya mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) pada 20 Desember 2022,” katanya, dikutip dari laman UNS, Sabtu (21/1/2023).
Meski demikian, Anggun mengaku jika dalam proses penulisannya sempat mengalami masa-masa sulit karena ditolak oleh dua penerbit yang berbeda.
“Saat itu mereka mengatakan jika saya kehilangan fokus pada masalah ilmiah yang lebih umum dan fokus penelitian tidak mungkin menarik bagi khalayak pembaca yang lebih luas. Karena itu saya bersama pembimbing memutuskan untuk membuat alternatif penelitian baru berdasarkan masukan dari beberapa penerbit,” ungkap Anggun.
Mahasiswa yang akrab disapa Anggun ini merupakan mahasiswa pascasarjana yang menempuh gelar magister selama dua tahun dengan jalur beasiswa. Untuk itu, Anggun diwajibkan untuk menulis jurnal Internasional terindeks Scopus.
Anggun mengatakan bahwa menulis jurnal merupakan pengalaman baru untuknya. Dirinya tidak menyangka bahwa artikel jurnal yang telah ia tulis diterima penerbit hanya dalam waktu tiga bulan lebih empat hari.
Baca juga: Prodi S2 Ilmu Kimia FMIPA UI Raih Akreditasi Internasional RSC
“Benar-benar tidak menyangka, saya mengirimkan artikel pada 24 September 2022 dan mendapatkan balasan email peninjau telah merekomendasikan publikasi pada 16 November 2022 dengan revisi minor, akhirnya saya mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) pada 20 Desember 2022,” katanya, dikutip dari laman UNS, Sabtu (21/1/2023).
Meski demikian, Anggun mengaku jika dalam proses penulisannya sempat mengalami masa-masa sulit karena ditolak oleh dua penerbit yang berbeda.
“Saat itu mereka mengatakan jika saya kehilangan fokus pada masalah ilmiah yang lebih umum dan fokus penelitian tidak mungkin menarik bagi khalayak pembaca yang lebih luas. Karena itu saya bersama pembimbing memutuskan untuk membuat alternatif penelitian baru berdasarkan masukan dari beberapa penerbit,” ungkap Anggun.
Lihat Juga :