Beasiswa Luar Negeri Ini Prioritaskan Perempuan dan Disabilitas, Tunjangan Capai Ratusan Juta

Rabu, 25 Januari 2023 - 08:16 WIB
loading...
Beasiswa Luar Negeri...
Beasiswa Australia Awards Scholarships (AAS) 2023. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Beasiswa Australia Awards Scholarships (AAS) 2023 bisa menjadi pilihan pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3 di Australia. Beasiswa yang dibuka pada 1 Februari 2023 ini tidak menetapkan batas umur dan IPK bisa di bawah 3.

Kelebihan beasiswa ini memprioritaskan para pendaftar perempuan, penyandang disabilitas dan mahasiswa atau pendaftar dari wilayah target beasiswa ini, seperti Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Papua Selatan.

Baca juga: Hari Ini Beasiswa LPDP 2023 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftar

Kemudian ada Papua Pegunungan, Papua Tengah, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Lampung. Seluruh pendaftar yang diprioritaskan ini masuk ke dalam daftar Equity Target Groups.

Bagi mahasiswa Master Degree (S2) akan didanai melalui beasiswa dengan durasi maksimal 2 tahun dan Doctorated Degree (PhD) dengan durasi maksimal 4 tahun.

Tujuan beasiswa ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, hubungan pendidikan, serta hubungan jangka panjang yang positif antara Australia, negara tetangga dan masyarakat global.

Baca juga: Australia Buka Pendaftaran Beasiswa S2-S3 Tanpa Batas Usia dan IPK di Bawah 3

Jika tertarik, ketahui syarat dan jadwal pendaftaran beasiswa Australia yang tanpa batas usia dan IPK di bawah 3 ini.

Cakupan Beasiswa

- Pembiayaan penuh biaya kuliah S2 dan S3
- Program pelatihan Bahasa Inggris di Indonesia sebelum keberangkatan
- Transportasi dari daerah asal ke lokasi Pre Departure Training
- Uang saku selama Pre Daparture Training
- Biaya visa serta pemeriksaan medis
- Tiket pesawat PP Indonesia – Autralia
- Tunjangan Kedatangan di Autralia
- Biaya hidup selama menjalani pendidikan di Australia
- Asuransi Kesehatan
- Dukungan Akademik
- Tunjangan ketika Program Kerja Lapangan
- Tiket peaswat reuni PP Indonesia Australia bagi penerima beasiswa yang tidak membawa keluarga.

Persyaratan Umum

1. Merupakan warga negara Indonesia dan bertempat tinggal dan melamar beasiswa dari Indonesia.

2. Tidak menikah atau bertunangan dengan warga negara Australia atau Selandia Baru atau status penduduk tetap, pada setiap tahap aplikasi, seleksi, proses mobilisasi atau selama beasiswa di Australia.

3. Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia (kesehatan, karakter, dan lainnya).

4. Tidak sedang mengajukan visa untuk tinggal di Australia.

5. Tidak melamar Beasiswa Australia Award jangka panjang lainnya.

6. Memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Indonesia atau pemerintah Indonesia.

7. Bukan anggota militer yang sedang bertugas.

8. Memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan untuk visa pelajar DFAT.

9. Mampu memenuhi persyaratan penerimaan universitas Australia pilihan.

Persyaratan Khusus

1. Mendaftar untuk program studi yang termasuk dalam bidang prioritas pengembangan, yakni Health Security (Ketahanan kesehatan), Stability (Stabilitas), serta Economic Recovery (Pemulihan ekonomi).

2. Memiliki IPK minimal 2,9 (skala 4.0). Untuk pelamar yang tergolong equity target group memiliki IPK sama atau lebih tinggi dari 2,75.

3. Untuk pelamar S2 memiliki skor (pilih salah satu) :

- Minimal 6,0 IELTS
- Minimal 525 TOEFL ITP
- Minimal 80 TOEFL iBT,
- Minimal 56 untuk PTE akademik.

Untuk pelamar dari equity target groups memiliki skor (pilih salah satu):

- Minimal 5,0 IELTS
- Minimal 495 TOEFL ITP
- Minimal 63 TOEFL iBT
- Minimal 46 untuk Pearson PTE.

Untuk pelamar program PhD atau S3 memiliki skor (pilih salah satu):

- Minimal 6,0 IELTS
- Minimal 525 TOEFL ITP
- Minimal 80 TOEFL iBT,
- Minimal 56 untuk PTE akademik.

4. Hasil IELTS, TOEFL atau PTE Academic harus terkini atau 2 tahun terkahir.

5. Sudah memegang gelar sarjana, jika melamar Magister. Sudah memiliki gelar Magister, jika melamar Doktor.

7. Menjawab semua pertanyaan yang relevan pada formulir aplikasi.

8. Bersedia mengikuti pelatihan Bahasa Inggris untuk Keperluan Akademik (EAP) penuh waktu (Senin-Jumat dari jam 8 pagi hingga 4 sore) di Indonesia sebelum belajar di Australia, jika mendapatkan tawaran beasiswa.

Dokumenen yang dibutuhkan:

- Curriculum Vitae terbaru
- Salinan akta kelahiran atau yang serupa
- Bukti kewarganegaraan, contohnya KTP atau halaman informasi pada paspor
- Salinan ijazah resmi yang dilegalisir
- Salinan transkrip nilai resmi yang dilegalisir
- Hasil tes bahasa Inggris IELTS atau TOEFL atau Pearson PTE terbaru, dimana hasil tes yang diperoleh dalam jangka waktu 2 tahun terakhir dianggap baru
- Pelamar beasiswa Master harus melampirkan salinan ijazah, transkrip D3 yang dilegalisir jika menggunakan ijazah atau transkrip D4 atau S1 Ekstensi
Pelamar beasiswa PhD harus melampirkan salinan ijazah atau transkrip Sarjana yang dilegalisir
- Referensi akademis dari pembimbing Master bagi pelamar program PhD
- Bagi PNS menyertakan Surat Keputusan Pengangkatan PNS.

Untuk informasi dokumen lebih lengkap, bisa mengecek laman: https://www.australiaawardsindonesia.org/.

Jadwal pendaftar beasiswa Australia Awards

- Pendaftaran: 1 February - 1 May 2023 pukul 20.59 WIB
- Pengumuman: Juni 2023
- Seleksi wawancara: Juli 2023
- Pengumuman akhir: Agustus 2023.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Penting, Ini Jadwal...
Penting, Ini Jadwal Simulasi dan Tes AKAP Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2026
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
Pemberdayaan Inklusif...
Pemberdayaan Inklusif Jadi Kunci, Penyandang Disabilitas Dibekali Keterampilan Siap Kerja
Rekomendasi
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Berita Terkini
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved