DPR Beri Sejumlah Catatan terkait Program Belajar Dari Rumah TVRI
Selasa, 28 April 2020 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, Hetifah melanjutkan, karena beragamnya kondisi di setiap keluarga di berbagai daerah, ia juga mengusulkan agar TVRI mengadakan fitur tayang ulang sehingga orang tua bisa mendampingi anaknya untuk belajar dari rumah.
“Program BDR dilaksanakan hanya pada pagi hari, sedangkan kesediaan waktu orang tua dan kepemilikan TV setiap keluarga beragam. Ada yang orang tuanya dapat mendampingi anak di sore hari. Ada juga keluarga yang hanya punya satu TV. Oleh karena itu, sebaiknya ada fitur tayang ulang sehingga anak dapat didampingi orang tua dan tidak perlu berebut untuk menonton di pagi hari,” usulnya.
Selain itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini juga mempertanyakan soal adanya kebocoran soal dan kunci jawaban ujian di media sosial YouTube. Hal ini membuat anak didik menjadi enggan menonton program BDR.
“Sebelum program disiarkan, soal dan kunci jawaban sudah tersebar di YouTube. Hal ini menjadikan anak tidak menonton materi pelajaran di TVRI dan memilih menyontek jawaban di YouTube. Sebaiknya TVRI dapat menghindari kebocoran ini agar tujuan utama pendidikan anak dapat berjalan secara efektif,” pinta Hetifah.
“Program BDR dilaksanakan hanya pada pagi hari, sedangkan kesediaan waktu orang tua dan kepemilikan TV setiap keluarga beragam. Ada yang orang tuanya dapat mendampingi anak di sore hari. Ada juga keluarga yang hanya punya satu TV. Oleh karena itu, sebaiknya ada fitur tayang ulang sehingga anak dapat didampingi orang tua dan tidak perlu berebut untuk menonton di pagi hari,” usulnya.
Selain itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini juga mempertanyakan soal adanya kebocoran soal dan kunci jawaban ujian di media sosial YouTube. Hal ini membuat anak didik menjadi enggan menonton program BDR.
“Sebelum program disiarkan, soal dan kunci jawaban sudah tersebar di YouTube. Hal ini menjadikan anak tidak menonton materi pelajaran di TVRI dan memilih menyontek jawaban di YouTube. Sebaiknya TVRI dapat menghindari kebocoran ini agar tujuan utama pendidikan anak dapat berjalan secara efektif,” pinta Hetifah.
(kri)
Lihat Juga :