5 Jurusan Kuliah Langka di ITB, Bisa Jadi Referensi untuk Para Calon Mahasiswa

Jum'at, 03 Februari 2023 - 13:28 WIB
loading...
5 Jurusan Kuliah Langka...
Terdapat lima jurusan kuliah langka yang berada di ITB. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Terdapat lima jurusan kuliah langka yang berada di ITB . Saking langkanya, salah satu di antaranya bahkan hanya baru dijumpai di perguruan tinggi tersebut.

Jurusan kuliah menjadi salah satu hal penting wajib diperhatikan oleh calon mahasiswa. Tak boleh sekadar pilih, setidaknya mereka harus mengetahui informasi dasar terkait jurusan incarannya agar tidak menyesal kemudian hari.

Pada perkembangannya, sejumlah jurusan populer di berbagai universitas tanah air di antaranya adalah Ilmu Hukum, Ekonomi, Manajemen, Kedokteran, hingga Teknik Informatika.

Baca juga : 50 Jurusan Kuliah di ITB Ini Perlu Calon Mahasiswa Ketahui, Cek Daftar Lengkapnya

Selain beberapa contoh tersebut, sejatinya masih cukup banyak pilihan jurusan yang bisa tersedia di perguruan tinggi. Beberapa di antaranya justru terbilang langka dan hanya ditemui pada beberapa universitas saja.

Berikut lima jurusan kuliah langka di ITB.

1. Jurusan Astronomi

Jurusan Astronomi menjadi salah satu jurusan yang sangat langka di Indonesia. Bahkan, mungkin sementara hanya ITB yang memiliki jurusan ini.

Mengutip laman resmi ITB, Jumat (3/2/2023), program studi Astronomi hadir pada 1951. Adapun proses perkuliahannya juga didukung oleh keberadaan Observatorium Bosscha yang telah berdiri sejak 1928.

Lebih lanjut, jurusan Astronomi ITB terdiri dari 3 bidang keahlian yang berbeda, yaitu Tata Surya, Fisika Bintang, serta Galaksi dan Kosmologi.

2. Jurusan Oseanografi

Berikutnya ada jurusan Oseanografi. Mengutip laman ITB, program studi ini didirikan pada tahun 1998 dalam rangka membantu memenuhi kebutuhan SDM unggul dari sektor kelautan.

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa Oseanografi ini merupakan ilmu yang mempelajari berbagai proses fisis dan dinamis air laut. Dalam hal ini, seorang ahli Oseanografi bisa mendedikasikan bidang telaahnya pada masalah kelautan, baik dalam skala lokal, regional, hingga global.

Baca juga : Daftar Lengkap Jurusan, 3 Lokasi Kampus, dan Biaya Kuliah di ITB

3. Jurusan Teknik Bioenergi dan Kemurgi

Keberadaan jurusan ini bermula saat keilmuan bioenergi dan kemurgi menjadi sub jurusan pada program studi Teknik Kimia ITB tahun 2013. Tak berselang lama, jurusan Teknik Bioenergi dan Kemurgi diresmikan pada 2014 dan mulai menerima mahasiswa satu tahun setelahnya.

Teknik Bioenergi dan Kemurgi mempelajari bidang keilmuan yang dapat memformulasikan berbagai masalah terkait pengolahan dan pemrosesan bahan nabati menjadi bahan non-pangan serta menciptakan sumber energi terbaru dari pemanfaatan sumber daya alam tanah air.

Prodi ini telah mendapat akreditasi BAN-PT dengan status Unggul yang berlaku 8 Desember 2021 hingga 8 Desember 2026.

4. Jurusan Meteorologi

Jurusan kuliah langka di ITB berikutnya adalah Meteorologi. Mengutip laman resminya, program studi ini didirikan pada tahun 1998, serta berada di Departemen Geofisika & Meteorologi, Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral.

Namun, sejak tahun 2007 jurusan tersebut berada langsung di bawah Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB.

Mahasiswa yang berada di jurusan Meteorologi di Institut Teknologi Bandung (ITB) didukung oleh berbagai fasilitas penelitian dan pengajaran, serta banyak program kegiatan yang turut mendukung proses pembelajaran.

5. Jurusan Teknik Dirgantara

Institut Teknologi Bandung (ITB) memiliki salah satu bagian bernama Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD). Pada fakultas ini, terdapat tiga jurusan yang bisa calon mahasiswa pilih.

Ketiganya masing-masing adalah Teknik Mesin, Teknik Material, dan Teknik Dirgantara. Jika dibandingkan dengan jurusan lain, Teknik Dirgantara ini juga terbilang cukup langka di Indonesia.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Gelar Unjuk Rasa di...
Gelar Unjuk Rasa di Monas, Ini Pernyataan Sikap BEM Persatuan Indonesia
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Rekomendasi
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Berita Terkini
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved