Universitas Sanata Dharma Kukuhkan 3 Guru Besar Baru
Kamis, 01 Mei 2025 - 20:40 WIB
loading...
Universitas Sanata Dharma (USD) mencatatkan tonggak sejarah baru dengan mengukuhkan tiga guru besar dari tiga disiplin ilmu berbeda dalam Sidang Terbuka Senat Universitas. Foto/Istimewa
A
A
A
YOGYAKARTA - Universitas Sanata Dharma (USD) mencatatkan tonggak sejarah baru dengan mengukuhkan tiga guru besar dari tiga disiplin ilmu berbeda dalam Sidang Terbuka Senat Universitas yang diselenggarakan di Ruang Drost, Kampus III Paingan, Yogyakarta, Rabu (30/4/2025). Ketiga akademisi yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. rer. nat. Herry Pribawanto Suryawan (Guru Besar Ilmu Analisis Stokastik), Prof. P. Sarwoto, Ph.D. (Guru Besar Sastra Perbandingan), dan Prof. Dr. C.B. Mulyatno, Pr. (Guru Besar Ilmu Filsafat Pendidikan).
Rektor Universitas Sanata Dharma Albertus Bagus Laksana, S.J., S.S., Ph.D., menekankan bahwa pengukuhan ini merefleksikan cita-cita USD. "Dari para guru besar yang dikukuhkan hari ini kita belajar bahwa ilmu itu terlibat untuk mendalami seluruh realitas. Menjalankan visi Sanyoto ing Darmo, pengabdian yang nyata bagi umat manusia," ujarnya dalam sambutannya.
Acara pengukuhan dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, MM., Ph.D., dan Uskup Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko. Prof. Setyabudi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian USD yang termasuk dalam 9 dari 100 perguruan tinggi swasta di Yogyakarta yang terakreditasi Unggul.
Baca juga: Guru Besar Unpad Sarankan Pembahasan RKUHAP Dibarengi Revisi UU Polri dan Kejaksaan
"Bertambahnya tiga guru besar baru tidak hanya menunjukkan kinerja tridharma Universitas Sanata Dharma yang luar biasa. Hanya 9 dari 100 perguruan tinggi swasta yang terakreditasi Unggul di Yogyakarta. Dan Universitas Sanata Dharma adalah salah satunya,” ujar Prof. Setyabudi.
“Selamat kepada USD dan para guru besar baru. Semoga pemikiran, riset dan inovasi para guru besar ini terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi ilmu pengetahuan maupun kebijakan publik yang membutuhkan analisis akademik," sambungnya.
Rektor Universitas Sanata Dharma Albertus Bagus Laksana, S.J., S.S., Ph.D., menekankan bahwa pengukuhan ini merefleksikan cita-cita USD. "Dari para guru besar yang dikukuhkan hari ini kita belajar bahwa ilmu itu terlibat untuk mendalami seluruh realitas. Menjalankan visi Sanyoto ing Darmo, pengabdian yang nyata bagi umat manusia," ujarnya dalam sambutannya.
Acara pengukuhan dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, MM., Ph.D., dan Uskup Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko. Prof. Setyabudi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian USD yang termasuk dalam 9 dari 100 perguruan tinggi swasta di Yogyakarta yang terakreditasi Unggul.
Baca juga: Guru Besar Unpad Sarankan Pembahasan RKUHAP Dibarengi Revisi UU Polri dan Kejaksaan
"Bertambahnya tiga guru besar baru tidak hanya menunjukkan kinerja tridharma Universitas Sanata Dharma yang luar biasa. Hanya 9 dari 100 perguruan tinggi swasta yang terakreditasi Unggul di Yogyakarta. Dan Universitas Sanata Dharma adalah salah satunya,” ujar Prof. Setyabudi.
“Selamat kepada USD dan para guru besar baru. Semoga pemikiran, riset dan inovasi para guru besar ini terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi ilmu pengetahuan maupun kebijakan publik yang membutuhkan analisis akademik," sambungnya.
Tiga Kisah Inspiratif di Balik Gelar Profesor
Ketiga guru besar yang dikukuhkan membawa kisah perjuangan yang menginspirasi. Prof. Herry Suryawan, pakar Analisis Stokastik lulusan Universität Kaiserslautern Jerman, menemukan kecintaannya pada matematika sejak SMA dan kini aktif dalam penelitian dan pendampingan Olimpiade Matematika Nasional.Lihat Juga :