Mahasiswa UMM Ceritakan Susah Senang Belajar di Liverpool Inggris

Sabtu, 04 Februari 2023 - 11:17 WIB
loading...
Mahasiswa UMM Ceritakan...
Fasha Tiara Meilena, mahasiswa Ilmu Komunikasi UMM berhasil meraih beasiswa program IISMA University of Liverpool, Inggris. Foto/Dok/Humas UMM
A A A
JAKARTA - Salah satu manfaat kuliah di luar negeri adalah lebih memahami makna toleransi dan menerima hal yang berbeda. Bukan hanya bertukar ilmu, tapi juga bertukar budaya.

Hal tersebut disampaikan oleh Fasha Tiara Meilena, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang berhasil meraih beasiswa program Indonesian International Student Mobility Awards ( IISMA ).

Baca juga: Daftar 15 Politeknik Swasta Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2022

Feya, sapaan akrabnya, beberapa waktu lalu terbang ke Inggris untuk menjalani perkuliahan selama satu semester di University of Liverpool. Semua berawal dari rasa penasarannya untuk menimba ilmu di negeri orang. Apalagi dengan kemudahan dan akses infromasi program beasiswa yang diberi oleh Kampus UMM .

“Saat awal kuliah, aku sempat mampir ke International Relation Office (IRO) dan bertanya mengenai kesempatan beasiswa. Alhamdulillah IRO UMM menjelaskan banyak hal. Salah satunya IISMA yang merupakan program dari Kemendikbud,” katanya.

Feya berangkat ke Liverpool untuk memulai perkuliahan pada September hingga Januari lalu. Di sana ia mengikuti sistem perkuliahan dengan modul. Adapun modul yang diambil adalah Media Self Society, Music in Context: Why Music Matters dan Deviance Youth and Culture.

Baca juga: Top! ITS Naik 50 Peringkat Kampus Terbaik Dunia Versi Webometrics 2023

Feya menceritakan perbedaan yang ia alami selama di Inggris. Pertama adalah kurikulum perkuliahan. Jika di Indonesia lebih mengedepankan praktek, maka di sana lebih memberikan porsi pada teori. Tiap minggu ia mau tidak mau harus membaca dua jurnal dengan rata-rata 50 lembar. Sementara penilaiannya melalui kualitas essay, bacaan jurnal dan buku.

“Di sana semua harus baca jurnal. Setiap minggu diberi bacaan wajib oleh dosen. Itu yang bikin aku agak kesulitan. Mau tidak mau harus fokus baca tiap minggu,” ungkap perempuan asal Probolinggo.

Mengenai makanan, ia menilai jika makanan di Inggris kebanyakan lebih hambar, sekalipun di restoran Asia. Untuk mengakali hal tersebut, Feya lebih memilih masak sendiri dibandingkan beli di luar, sebab dia juga membawa bumbu khas Indonesia selama di Inggris.

“Cuaca juga jadi masalah sendiri bagi saya. Saya sering kedinginan dan harus memakai berlapis-lapis pakaian. Tapi alhamdulillah, semua lancar dan saya mendapat banyak pengalaman dan pelajaran selama di Liverpool,” katanya.

Ada satu pengalaman menarik selama di sana, yakni mengadakan pengenalan budaya dari masing-masing negara bersama teman-teman internasional lain. Ia juga mengenalkan budaya Indonesia, salah satunya tari kecak.

“Beruntung, UMM sangat terbuka dan mendorong mahasiswanya untuk berkontribusi dan mendapat banyak ilmu. Tidak hanya di tempat lokal, tapi juga di lokasi internasonal seperti di kesempatan ke Inggris ini. Semoga akan ada banyak anak muda yang berkesempatan belajar di luar negeri, dan membagikan kesan positifnya ketika kembali ke tanai air,” pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peluang Kuliah S2 Gratis...
Peluang Kuliah S2 Gratis di Inggris, Kemenag Buka Beasiswa Double Degree 2026
Cerita Zair, Mahasiswa...
Cerita Zair, Mahasiswa UMM Jalani Ramadan di Portugal: Puasa 12 Jam di Tengah Minoritas Muslim
Diduga Belum Jalankan...
Diduga Belum Jalankan Pengabdian, Suami Alumni LPDP Terancam Balikkan Dana Beasiswa
Viral Alumninya Bangga...
Viral Alumninya Bangga Anak Jadi WNA, LPDP Buka Suara
Prabowo Ajak Inggris...
Prabowo Ajak Inggris Dirikan 10 Kampus Standar Dunia di Indonesia
Prabowo akan Kunjungi...
Prabowo akan Kunjungi Inggris, Jajaki Kerja Sama dengan Kampus Elite di UK
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Rekomendasi
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Berita Terkini
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved