36 MAN Unggulan Kekurangan Ratusan Pendidik, Tahun Ini Kemenag Siapkan 49 Ribu Guru PPPK
Minggu, 12 Februari 2023 - 16:43 WIB
loading...
Guru Madrasah Aliah Negeri (MAN) mengajar siswa di kelas. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 36 Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ) masih kekurangan 120 guru. Kementerian Agama akan memenuhi kebutuhannya, antara lain melalui skema pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
"Meskipun PPPK ini belum memenuhi kebutuhan substansial pendidik, karena pengangkatan PPPK hanya meningkatkan status kepegawaian seseorang," kata Sekretaris Ditjen Pendis Rohmat Mulyana Sapdi seperti dilansir dari laman Kemenag, Minggu (12/2/2023).
Baca juga: Kemenag Selenggarakan Kompetisi User Champion EMIS Teladan 2023, Segera Daftar
Hal senada disampaikan Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah M Zain. "Secara berkala, Kemenag akan tetap berusaha memenuhi masalah pendidik ini. Tahun ini, patut disyukuri bahwa jumlah PPPK untuk madrasah mencapai 49 ribu," jelasnya menegaskan.
M Zain juga memaparkan Grand Desain Pengembangan Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah. Menurutnya, dalam dua tahun ke depan, Direktorat GTK fokus pada empat hal, yaitu implementasi kurikulum merdeka, integrasi keilmuan, literasi digital, dan moderasi beragama.
"Meskipun PPPK ini belum memenuhi kebutuhan substansial pendidik, karena pengangkatan PPPK hanya meningkatkan status kepegawaian seseorang," kata Sekretaris Ditjen Pendis Rohmat Mulyana Sapdi seperti dilansir dari laman Kemenag, Minggu (12/2/2023).
Baca juga: Kemenag Selenggarakan Kompetisi User Champion EMIS Teladan 2023, Segera Daftar
Hal senada disampaikan Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah M Zain. "Secara berkala, Kemenag akan tetap berusaha memenuhi masalah pendidik ini. Tahun ini, patut disyukuri bahwa jumlah PPPK untuk madrasah mencapai 49 ribu," jelasnya menegaskan.
M Zain juga memaparkan Grand Desain Pengembangan Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah. Menurutnya, dalam dua tahun ke depan, Direktorat GTK fokus pada empat hal, yaitu implementasi kurikulum merdeka, integrasi keilmuan, literasi digital, dan moderasi beragama.
Lihat Juga :