Kuliah Umum UMJ Bahas Pentingnya Transformasi Sistem Kesehatan Nasional

Rabu, 22 Februari 2023 - 14:17 WIB
loading...
Kuliah Umum UMJ Bahas...
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin pada Kuliah Umum UMJ dengan tema Transformasi Sistem Kesehatan Nasional. Foto/UMJ.
A A A
JAKARTA - Universitas Muhammadiyah Jakarta ( UMJ ) menggelar Kuliah Umum bersama Menkes Budi Gunadi Sadikin. Acara yang juga dihadiri Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir ini membahas tentang Transformasi Sistem Kesehatan Nasional.

Pada acara yang digagas Asosiasi Pendidikan dan Kedokteran dan Kesejahteraan Muhammadiyah (APKKM) ini, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir menjelaskan mengenai cara pandang Muhammadiyah dalam membangun kesehatan dan pendidikan.

Menurutnya, selama ini apa yang dilakukan Muhammadiyah dapat mendukung proses pembangunan pendidikan dan kesehatan yang semakin akseleratif bagi hajat hidup orang banyak.

Baca juga: Apakah Bisa Kuliah S2-S3 di Universitas Pertahanan? Cek Infonya

Dia mengatakan, tidak mudah bagi Muhammadiyah untuk memajukan pendidikan dan kesehatan. Pendekatan sosial keagamaan yang intensif biasanya dilakukan oleh Muhammadiyah.

Sebagai contoh, saat memproses pembangunan rumah sakit di Jayapura dan Sorong. Muhammadiyah diterima di sana karena masyarakat merasakan manfaatnya melalui pendidikan dan kesehatan.

"Ini merupakan proses transformasi sosial budaya yang membutuhkan back up yang kuat dari berbagai pihak. Langkah ini terus kita ambil karena kita percaya bahwa Tuhan selalu membukakan jalan bagi orang yang bersungguh-sungguh," katanya pada Kuliah Umum di UMJ, melalui siaran pers, Rabu (22/2/2023).

Kuliah Umum bersama Menteri Kesehatan (Menkes) jadi wadah bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah (FK PTMA) untuk lebih peka terhadap isu dan permasalahan dunia pendidikan kedokteran serta mampu mengimplementasikan secara konkret.

Baca juga: 10 Jurusan Saintek dan Soshum Terketat di UNS, Panduan SNBP 2023

Budi menjabarkan enam pilar transformasi yang dilakukan Kemenkes, yaitu transformasi layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, sistem pembiayaan kesehatan, SDM kesehatan, dan teknologi kesehatan.

Selain layanan kesehatan primer, Menkes mengatakan saat ini ada sekitar 12.000 Puskesmas yang tersebar di semua wilayah Indonesia. Ia menilai jumlah tersebut tidak akan mencapai pemerataan pelayanan kesehatan. Ada sejumlah program yang akan dilakukan di antaranya menata ulang jaringan fasilitas layanan kesehatan.

Maka dari itu diperlukan revitalisasi Posyandu di setiap wilayah di Indonesia sebagai bentuk pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Bukan hanya melayani Ibu dan bayi, tapi melayani setiap siklus hidup termasuk remaja, dewasa, hingga lansia.

Pada kesempatan tersebut, Budi menjelaskan tentang transformasi layanan rujukan. Pada transformasi ini terdapat tiga penyakit penyebab kematian paling tinggi di Indonesia yaitu penyakit jantung, stroke, dan kanker.

“Data yang saya miliki, dari 34 provinsi yang bisa melakukan operasi pasang ring itu hanya 28 provinsi. Kalau sudah tidak bisa dipasang ring, maka tindakan berikutnya adalah bedah jantung terbuka. Ini jumlahnya turun lagi dari 28 provinsi kalau tidak salah ke 22 provinsi,” tutur Budi.

Target Kemenkes pada 2024 adalah seluruh rumah sakit di Indonesia bisa melayani penyakit jantung, stroke, dan kanker. Layanan jantung yang sesuai dengan kompetensi masih belum merata di Indonesia.

Lebih lanjut, hal yang menjadi perhatian Kemenkes lainnya adalah yang berkaitan dengan layanan kesehatan primer dan pembiayaan kesehatan. Sepanjang tahun 2022, Kemenkes terus mendorong layanan kesehatan primer berkualitas agar dapat dirasakan oleh seluruh kalangan masyarakat.

Di hadapan ribuan tamu undangan dan mahasiswa FK dari 12 PTMA baik luring maupun daring, Budi menuturkan keberadaan Muhammadiyah sangat dibutuhkan dalam dunia kesehatan dan Menkes merasakan kehadiran Muhammadiyah dalam sektor kesehatan. "Muhammadiyah is the most influence group di luar pemerintah pada bidang kesehatan dan pendidikan," jelas Budi.

Sedangkan Rektor UMJ Dr. Ma'mun Murod menggambarkan kondisi kesehatan di Indonesia yang berada jauh di bawah negara lain di Asia Tenggara (ASEAN). Oleh karenanya Ma'mun mendukung Kemenkes sepenuhnya untuk melakukan transformasi kesehatan nasional.

Selain itu Ma'mun menyampaikan bahwa salah satu cara untuk melakukan transformasi adalah dengan menggandeng ormas seperti Muhammadiyah.

Ketua APKKM Prof. Dr. dr. Suryani As'as menjelaskan, APKKM bertugas untuk melakukan sinergitas dan kolaborasi seluruh potensi di pendidikan kedokteran dan kesehatan.

Menurutnya, jumlah SDM di FK PTMA yang mencapai 9000 mahasiswa cukup potensial untuk memberikan kontribusi dalam perbaikan kesehatan dan keberlanjutan pelayanan kesehatan di Indonesia.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah...
Tanwir II Pemuda Muhammadiyah Dorong Kader Rebut Ruang Strategis Bangsa
Rekomendasi
Din Syamsuddin Sebut...
Din Syamsuddin Sebut Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Dipaksakan: Kezaliman yang Nyata
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Berita Terkini
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Infografis
Negara dengan Jaminan...
Negara dengan Jaminan Kesehatan Nasional Terbaik yang Ada Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved