Rancang Hunian Alternatif untuk Tunawisma, Mahasiswa FTUI Raih Penghargaan dari Las Vegas
Jum'at, 03 Maret 2023 - 01:10 WIB
loading...
A
A
A
Mereka tinggal dan bertahan hidup tanpa didukung oleh fasilitas bertinggal yang memadai seperti air bersih, sarana sanitasi, maupun penerangan.
“Setelah mencoba memahami situasi kota Las Vegas melalui kajian dari data-data sekunder, kami melihat terowongan sebagai peluang. Desain "Living in Tunnel" bertujuan untuk mengatasi tidak hanya krisis tunawisma di Las Vegas tetapi juga menjawab tantangan isu sosial melalui ide hunian di terowongan,” ujar Prof. Evawani Ellisa, melalui siaran pers, Jumat (3/3/2023).
“Tinggal di terowongan merupakan bagian dari insting warga untuk bertahan hidup dan berpotensi untuk menjadi salah satu solusi mengatasi persoalan ketiadaan lahan dengan harga terjangkau," ungkapnya.
Ia menambahkan, terowongan yang tidak digunakan bisa dimanfaatkan sebagai struktur utama. Hal yang perlu dilakukan hanya membangun unit-unit konstruksi di dalamnya, sehingga bisa menjawab syarat utama sayembara ini, yaitu hunian terjangkau di Las Vegas.
"Secara umum ide kami untuk menekan biaya pembangunan adalah desain dengan konsep modular di dalam tunnel. Konsep modular dan self-construction sifatnya fleksibel menyesuaikan kebutuhan pengguna atau calon penghuni,” ujar Nadia Putri.
“Kami mengusulkan modul-modul kecil berukuran 1x1 m yang dapat disusun dan dikonstruksi sendiri oleh calon penghuni berdasarkan kebutuhan dan keinginan mereka," lanjutnya.
Nadia menjelaskan, selain adaptif dan terjangkau, modul-modul ini bisa diaplikasikan pada terowongan lain yang tersebar di Las Vegas. Mereka mengusulkan fasilitas sanitasi komunal di di mulut terowongan.
“Setelah mencoba memahami situasi kota Las Vegas melalui kajian dari data-data sekunder, kami melihat terowongan sebagai peluang. Desain "Living in Tunnel" bertujuan untuk mengatasi tidak hanya krisis tunawisma di Las Vegas tetapi juga menjawab tantangan isu sosial melalui ide hunian di terowongan,” ujar Prof. Evawani Ellisa, melalui siaran pers, Jumat (3/3/2023).
“Tinggal di terowongan merupakan bagian dari insting warga untuk bertahan hidup dan berpotensi untuk menjadi salah satu solusi mengatasi persoalan ketiadaan lahan dengan harga terjangkau," ungkapnya.
Ia menambahkan, terowongan yang tidak digunakan bisa dimanfaatkan sebagai struktur utama. Hal yang perlu dilakukan hanya membangun unit-unit konstruksi di dalamnya, sehingga bisa menjawab syarat utama sayembara ini, yaitu hunian terjangkau di Las Vegas.
"Secara umum ide kami untuk menekan biaya pembangunan adalah desain dengan konsep modular di dalam tunnel. Konsep modular dan self-construction sifatnya fleksibel menyesuaikan kebutuhan pengguna atau calon penghuni,” ujar Nadia Putri.
“Kami mengusulkan modul-modul kecil berukuran 1x1 m yang dapat disusun dan dikonstruksi sendiri oleh calon penghuni berdasarkan kebutuhan dan keinginan mereka," lanjutnya.
Nadia menjelaskan, selain adaptif dan terjangkau, modul-modul ini bisa diaplikasikan pada terowongan lain yang tersebar di Las Vegas. Mereka mengusulkan fasilitas sanitasi komunal di di mulut terowongan.
Lihat Juga :