Pertama di Indonesia, 18 Prodi UIN Sunan Kalijaga Serentak Dapat Akreditasi Internasional FIBAA

Kamis, 30 Maret 2023 - 11:20 WIB
loading...
Pertama di Indonesia,...
Sebanyak 18 Prodi di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta meraih akreditasi Quality Seal Awards tanpa syarat dari Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA). Foto/Dok/UIN Suka
A A A
JAKARTA - UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengukir prestasi internasional. Sebanyak 18 program studi di kampus ini meraih akreditasi Quality Seal Awards tanpa syarat dari Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA).

FIBAA merupakan lembaga penjaminan mutu perguruan tinggi yang berbasis di Bonn, Jerman dan menggunakan standar dari Germany Accreditation Council.

Baca juga: Jurusan Kuliah yang Lulusannya Sudah Banyak dan Paling Diminati Calon Mahasiswa

Lembaga ini berorientasi internasional untuk penjaminan mutu dan pengembangan mutu dalam pendidikan tinggi yang mengukur tentang posisi dari program studi pada pasar pendidikan, pasar tenaga kerja, dan keberadaan studi program dikaitkan dengan konsep pendidikan tinggi secara keseluruhan.

FIBAA telah diakui oleh Direktorat Jenderal Tinggi Kemendikbudristek RI, sesuai dengan Keputusan Mendikbudristek RI No. 83/P/2020 tentang Lembaga Akreditasi Internasional.

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Al Makin mengatakan, akreditasi ini diawali dengan proses Asesmen Lapangan (AL) 18 Program Studi yang dilakukan FIBAA pada Juli - September 2022. Asesmen dilakukan untuk menilai kelayakan UIN Sunan Kalijaga mendapat akreditasi dari FIBAA. Tahapan ini dilakukan sepenuhnya oleh tim Asesor dari FIBAA.

Baca juga: 5 Universitas Favorit Ini Membuka Jalur Rapor dan Prestasi 2023

“Pada saat ekspose, disampaikan beberapa catatan penting yang harus kami lakukan sebagai perbaikan. Kami harus menunggu sekitar 6 bulan untuk mendapatkan hasil akhir seperti yang kami terima saat ini,” terang Al-Makin dalam keterangan pers, Kamis (30/3/2023).

Rektor menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang telah mendukung proses akreditasi, termasuk dukungan dari jajaran pimpinan Kementerian Agama, mulai dari Menteri Agama, Sekretaris Jenderal, Dirjen Pendidikan Islam, hingga Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan.

“Alhamdulillah, ini merupakan hasil kinerja bersama yang luar biasa dari berbagai pihak. Koordinasi dan kerja keras, dengan strategi dan metode yang baik dan harmonis. Ini merupakan karya bersama, untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada semua tim yang terlibat, termasuk para pimpinan di rektorat, dekanat, kaprodi, serta LPM dan jajarannya,” paparnya.

Al Makin menjelaskan, pengakuan akreditasi internasional ini merupakan jalan lempang bagi UIN Sunan Kalijaga menuju World Class University, terutama dalam bidang Islamic Studies.

"Dalam Rancangan Induk Pengembangan yang disusun, UIN Sunan Kalijaga memang akan menjadi universitas berkelas internasional, terutama untuk program studi Islamic Studies. Namun ada beberapa program studi non Islamis Studies yang juga kami dorong agar ikut program internasional ini. Dan kami memulainya dari sini. Ini semacam rekognisi internasional buat kami," jelasnya.

“Suasana yang kondusif untuk berkolaborasi dari semua pihak diperlukan dalam mencapai proses persiapan, saat pelaksanaan, dan juga tindak lanjut setelah asesmen. Ini karya bersama yang membanggakan. Usaha lahir dan batin, doa dan kerja keras. UIN Sunan Kalijaga beruntung dan bersyukur, semua civitas akademika bersyukur. Kita syukuri, lalu kita isi capaian ini dengan bukti karya nyata,” lanjutnya

Ketua LPM UIN Sunan Kalijaga Fakhri menjelaskan bahwa ini hal pertama di Indonesia ada universitas langsung dapat akreditasi internasional sebanyak 18 Prodi oleh FIBAA. "Ini merupakan capaian luar biasa dalam dunia pendidikan di Indonesia. Sebab ini merupakan universitas yang prodinya paling banyak mendapat akreditasi internasional dari FIBAA secara bersamaan," jelasnya.

Fakhri menambahkan, secara teknis UIN Sunan Kalijaga melakukan persiapan ini sejak 2 tahun lalu. Secara maraton, pihaknya telah puluhan kali menggelar rapat, mulai dari tahap seleksi, penyusunan borang akreditasi dan simulasi untuk menghadapai Asesmen Lapangan (AL). Bahkan, setelah AL, digelar serangkaian rapat perbaikan sesuai catatan asesor FIBAA.

“Setidaknya 176 kali kami menggelar rapat selama kurun waktu dua tahun. Setelah melakukan berbagai serangkaian kegiatan, mulai dari persiapan, penyusunan dokumen, hingga visitasi dilakukan secara langsung dari FIBAA pada 18-27 Oktober 2022. Pak Rektor Prof. Al Makin mendukung penuh usaha ini, dengan leadership, semangat yang nyaman dan menyamankan kita berkerja,” urainya.

“Para asesor Jerman itu sangat teliti meneliti dokumen-dokumen kita. Beragam catatan perbaikan dan saran dari asesor bukanlah pekerjaan yang mudah. Itu pekerjaan yang sulit tetapi kita bisa melaksanakannya,” sambungnya.

Berikut 18 Prodi UIN Sunan Kalijaga yang mendapat akreditasi internasional FIBAA:


1. Prodi Studi Islam (S3),
2. Pendidikan Bahasa Arab (S1),
3. Pendidikan Agama Islam (S1),
4. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (S1),
5. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (S2),

6. Pendidikan Islam Anak Usia Dini (S1),
7. Pendidikan Islam Anak Usia Dini (S2),
8. Manajemen Pendidikan Islam (S1),
9. Ilmu Hadis (S1),
10. Studi Agama-agama (S1),

11. Ilmu Al Qur’an dan Tafsir (S1),
12. Sosiologi Agama (S1),
13. Bimbingan dan Konseling Islam (S1),
14. Pengembangan Masyarakat Islam (S1),
15. Sosiologi (S1),

16. Ilmu Komunikasi (S1),
17. Perbankan Syariah (S1), dan
18. Manajemen Keuangan Syariah (S1).
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cara Mudah Cek Kelulusan...
Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini
Ini Jurusan di Universitas...
Ini Jurusan di Universitas Brawijaya Paling Diminati Jalur SNBT 2026, Ada Prodi Favoritmu?
Ada Gangguan Jaringan,...
Ada Gangguan Jaringan, Panitia Perpanjang Batas Pembayaran UM-PTKIN 2026
Rektor UIN Jakarta Tekankan...
Rektor UIN Jakarta Tekankan Dosen Hebat Kunci Lahirnya Mahasiswa Berkualitas dan Adaptif
10 Jurusan Paling Diminati...
10 Jurusan Paling Diminati di SNBT 2026 Didominasi D3 dan D4, K3 UNS Teratas
Antisipasi Joki di UM-PTKIN...
Antisipasi Joki di UM-PTKIN 2026, Panitia Siapkan Pengamanan Berlapis
Value-Driven University:...
Value-Driven University: Ikhtiar Universitas Darunnajah Menjawab Tantangan Link and Match
Dugaan Korupsi Aset...
Dugaan Korupsi Aset UIN Syarif Hidayatullah Diselidiki Kejati, Mantan Rektor Turut Dipanggil
Kaji Fikih Zakat, Baznas...
Kaji Fikih Zakat, Baznas Teliti Kitab Syekh Nawawi Majene
Rekomendasi
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Mantan Wakil Kepala...
Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Tersangka Korupsi MBG
Berita Terkini
Kapan KJP Juli 2026...
Kapan KJP Juli 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwal Pencairan dan Nominal Bantuan
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Rincian UKT Jalur Mandiri...
Rincian UKT Jalur Mandiri Unair 2026, Berapa Biaya Kuliah Prodi Pilihanmu?
Program Beasiswa Eramet...
Program Beasiswa Eramet Beyond Angkatan Perdana Resmi Ditutup
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Lowongan Internship...
Lowongan Internship Pertamina Group 2026 Dibuka, Tersedia 400 Lebih Posisi untuk Fresh Graduate!
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved