Miris! Puluhan Siswa SD di Sikka NTT ke Sekolah Harus Lewati Hutan dan Sungai Sejauh 3 KM
Kamis, 06 April 2023 - 20:46 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu siswa, Stefanus Nong Roni (11) siswa kelas V SDN Kolit mengatakan, kondisi ini sudah sering mereka alami.
“Bahkan, jika hujan tak kunjung berhenti mereka otomatis tidak ke sekolah karena takut terseret banjir saat menyeberang di Sungai Tilu Ping,” ujarnya, Kamis (6/4/2023).
Roni dan kawan-kawannya berharap agar Presiden Jokowi bisa membantu membangun jalan dan jembatan ke kampung mereka.
Hal senada juga diutarakan Maria Noviana Male, siswa kelas V SDN Kolit mengeluh karena sudah belasan tahun tidak menikmati akses jalan yang layak.
“Kami terpaksa menempuh perjalanan sejauh 3 kilometer dengan berjalan kaki menuju sekolah,” ujar Maria.
Maria menambahkan, ketiadaan jembatan penghubung di Sungai Tilu Ping membuat mereka kesulitan saat musim hujan. “Jika hujan berkepanjangan, kami tidak ke sekolah karena takut terbawa arus sungai,” tambahnya.
Mereka juga sangat kesulitan, terlebih akses jalan tidak bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun empat.
“Bahkan, jika hujan tak kunjung berhenti mereka otomatis tidak ke sekolah karena takut terseret banjir saat menyeberang di Sungai Tilu Ping,” ujarnya, Kamis (6/4/2023).
Roni dan kawan-kawannya berharap agar Presiden Jokowi bisa membantu membangun jalan dan jembatan ke kampung mereka.
Hal senada juga diutarakan Maria Noviana Male, siswa kelas V SDN Kolit mengeluh karena sudah belasan tahun tidak menikmati akses jalan yang layak.
“Kami terpaksa menempuh perjalanan sejauh 3 kilometer dengan berjalan kaki menuju sekolah,” ujar Maria.
Maria menambahkan, ketiadaan jembatan penghubung di Sungai Tilu Ping membuat mereka kesulitan saat musim hujan. “Jika hujan berkepanjangan, kami tidak ke sekolah karena takut terbawa arus sungai,” tambahnya.
Mereka juga sangat kesulitan, terlebih akses jalan tidak bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun empat.
Lihat Juga :