Cerita Dosen UMM di Negeri Matador, Mengajar Mahasiswa Asing hingga Telusuri Kejayaan Islam
Rabu, 03 Mei 2023 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Adapun riset yang ia lakukan mengenai biokimia yang mengarah pada reproduksi. Yakni resistensi nyamuk aedes aegypti pembawa virus yang menyebabkan manusia terjangkit demam berdarah. Dari riset itu pula, ia juga telah meluncurkan beberapa artikel ilmiah di level nasional maupun Internasional.
Baca juga: Berkas dan Syarat Daftar Rekrutmen Bersama BUMN 2023, Calon Pendaftar Wajib Tahu!
Terkait sistem pengajaran, di sana ia mendapati bahwa ada klasifikasi untuk setiap kelas. salah satunya kelas berbahasa Inggris yang membuat para mahasiswa bisa terus melatih bahasa Inggrisnya. Hal itu bermanfaat saat ada tamu atau pengajar yang menggunakan bahasa yang sama.
“Cara belajar mahasiswa juga tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Hanya saja ada kepercayaan lebih antara pengajar dan mahasiswa sehingga mereka bisa mengeksplor diri namun tetap dalam pengawasan dosen,” tambah alumnus SMA Muhammadiyah 1 Sumenep itu.
Ia juga tak menyia-nyiakan waktu selama berada di Spanyol. Saat ada waktu kosong, ia mencoba mendapatkan pengalaman-pengalaman baru dengan mengunjungi berbagai lokasi dan mencoba berbagai makanan. Ia mencoba berbagai olahan ikan yang dicampur dengan sayur dan kentang. Sayangnya, rasanya tidak cocok dengan lidah Mirza sehingga ia lebih memiliki makanan lain.
Baca juga: Berkas dan Syarat Daftar Rekrutmen Bersama BUMN 2023, Calon Pendaftar Wajib Tahu!
Terkait sistem pengajaran, di sana ia mendapati bahwa ada klasifikasi untuk setiap kelas. salah satunya kelas berbahasa Inggris yang membuat para mahasiswa bisa terus melatih bahasa Inggrisnya. Hal itu bermanfaat saat ada tamu atau pengajar yang menggunakan bahasa yang sama.
“Cara belajar mahasiswa juga tidak jauh berbeda dengan Indonesia. Hanya saja ada kepercayaan lebih antara pengajar dan mahasiswa sehingga mereka bisa mengeksplor diri namun tetap dalam pengawasan dosen,” tambah alumnus SMA Muhammadiyah 1 Sumenep itu.
Ia juga tak menyia-nyiakan waktu selama berada di Spanyol. Saat ada waktu kosong, ia mencoba mendapatkan pengalaman-pengalaman baru dengan mengunjungi berbagai lokasi dan mencoba berbagai makanan. Ia mencoba berbagai olahan ikan yang dicampur dengan sayur dan kentang. Sayangnya, rasanya tidak cocok dengan lidah Mirza sehingga ia lebih memiliki makanan lain.
Lihat Juga :