FIK UI Kembangkan Buku Digital Kesehatan Ibu dan Anak
Rabu, 22 Juli 2020 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Tim Peneliti Buku KIA Digital Imami Nur Rachmawati menuturkan “Penelitian ini dilatarbelakangi atas semangat FIK UI untuk terus menekan angka kematian ibu dan balita di Indonesia, dengan pendekatan inovasi berbasis teknologi. Kami telah memulai penelitian ini sejak 2019, namun di tengah berjalannya waktu, kita semua dilanda pandemi COVID-19. (Baca juga: Tak Miliki HP dan Internet, Siswa SD di Sikka Minta Bantu Presiden )
Maka aplikasi ini menjadi semakin menjawab tantangan di lapangan, mengingat digitalisasi yang kami lakukan mampu membantu para tenaga kesehatan dan warga untuk mengurangi kontak melalui perpindahan Buku KIA yang rentan berpindah tangan,” katanya melalui siaran pers, Rabu (22/7).
Aplikasi berbasis android yang tengah diuji coba ini akan memuat catatan kesehatan ibu (hamil, bersalin dan nifas) dan anak (bayi baru lahir sampai anak usia 5 tahun) serta berbagai informasi cara memelihara dan merawat kesehatan ibu dan anak.
Di dalam aplikasi tersebut juga terdapat artikel kesehatan dari para tenaga ahli. Pada saat pemeriksaan kehamilan/kesehatan, para tenaga kesehatan cukup memindai barcode pada aplikasi sang ibu kemudian data akan dengan mudah terakses di komputer/smartphone. Tenaga kesehatan juga akan mampu memantau kesehatan ibu dan anak dari jarak jauh, tanpa perlu tatap muka. (Baca juga: Kemendagri Bakal Sanksi Daerah Tak Respons Permintaan Layanan Online )
Penelitian ini berupaya untuk mendigitalisasi Buku KIA atau yang kerap disebut buku pink. Buku ini menjadi buku penting bagi pegangan bagi para ibu karena di dalamnya berisikan riwayat kehamilan, persalinan, nifas ibu, serta kesehatan anak.
Maka aplikasi ini menjadi semakin menjawab tantangan di lapangan, mengingat digitalisasi yang kami lakukan mampu membantu para tenaga kesehatan dan warga untuk mengurangi kontak melalui perpindahan Buku KIA yang rentan berpindah tangan,” katanya melalui siaran pers, Rabu (22/7).
Aplikasi berbasis android yang tengah diuji coba ini akan memuat catatan kesehatan ibu (hamil, bersalin dan nifas) dan anak (bayi baru lahir sampai anak usia 5 tahun) serta berbagai informasi cara memelihara dan merawat kesehatan ibu dan anak.
Di dalam aplikasi tersebut juga terdapat artikel kesehatan dari para tenaga ahli. Pada saat pemeriksaan kehamilan/kesehatan, para tenaga kesehatan cukup memindai barcode pada aplikasi sang ibu kemudian data akan dengan mudah terakses di komputer/smartphone. Tenaga kesehatan juga akan mampu memantau kesehatan ibu dan anak dari jarak jauh, tanpa perlu tatap muka. (Baca juga: Kemendagri Bakal Sanksi Daerah Tak Respons Permintaan Layanan Online )
Penelitian ini berupaya untuk mendigitalisasi Buku KIA atau yang kerap disebut buku pink. Buku ini menjadi buku penting bagi pegangan bagi para ibu karena di dalamnya berisikan riwayat kehamilan, persalinan, nifas ibu, serta kesehatan anak.
Lihat Juga :