BINUS International Goes to School, Dorong Siswa SMA dan Orang Tua Kenali Minat Bakat

Selasa, 23 Mei 2023 - 00:52 WIB
loading...
BINUS International...
Direktur Kampus BINUS @ Senayan Drs. Andreas Chang saat menyampaikan paparan dalam program BINUS International Goes to School. Foto/Dok/BINUS Internasional
A A A
JAKARTA - Jelang penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2023, BINUS International menggelar program kegiatan “BINUS International Goes to School” dengan mengunjungi beberapa SMA di Indonesia.

Program ini digelar guna membahas trend global education yang semakin naik, serta kampanye pentingnya global education. Kegiatan tersebut mengetengahkan beberapa workshop seputar beberapa topik dengan speaker terpilih.

Baca juga: BINUS University Kukuhkan Prof Juneman Abraham sebagai Guru Besar Tetap bidang Psikologi Sosial

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Drs. Andreas Chang, M.B.A., selaku Direktur Kampus BINUS @ Senayan.

BINUS International Goes to School merupakan langkah untuk memberikan insight baru kepada calon mahasiswa untuk menyadari pentingnya higher education, serta membantu menemukan minat dan passion mereka.

Pasalnya, tidak jarang mahasiswa salah memilih jurusan. Tidak sedikit mahasiswa yang baru menyadari bahwa mereka salah jurusan setelah beberapa semester menjalani kuliah.

Maka, dengan program ini, setiap siswa semakin mengenali apa saja potensi yang mereka miliki sebelum memilih jurusan kuliah secara tepat.

Baca juga: ITB Buka Rekrutmen Dosen Tidak Tetap untuk Kampus Jatinangor dan Cirebon

Dalam program tersebut, BINUS International tidak hanya mengunjungi beberapa SMA pilihan di Ibu Kota Jakarta. Namun juga sekolah di beberapa daerah lainnya. Antara lain SMA Sutomo 1 Medan, Cita Hati School Samarinda, hingga AIS Batam.

“BINUS International memastikan bahwa informasi dari workshop yang disampaikan tidak berhenti di satu daerah saja,” ujar Drs. Andreas Chang dalam keterangan pers, Selasa (23/5/2023).

Workshop tersebut berupa seminar tentang beberapa jurusan pilihan yang tersedia di BINUS International. Antara, pembahasan seputar jurusan International Business yang tidak hanya membahas mengenai entrepreneurial skill, namun juga multicultural awareness, terutama di tingkat ASEAN.

Kemudian, workshop mengenai bagaimana jurusan Digital Business dapat membantu mahasiswanya mengembangkan serta mengelola bisnis yang berbasis teknologi digital, dibantu dengan pemahaman terhadap teknologi finansial.

Selain mengulas seputar jurusan yang tersedia di BINUS International, “BINUS International Goes to School” juga mengangkat isu tren global education.

Secara umum, global education adalah sistem edukasi yang berdasar pada kurikulum internasional, dengan tujuan menciptakan mahasiswa berstandar global.

Menurut Andreas, pendidikan yang berprinsip global education sangatlah penting. Sebab, bagaimanapun juga, siswa perlu mendapatkan awareness mengenai bagaimana pentingnya global education.

“Tidak sekadar melatih siswa mengenai teori yang berdasar kurikulum internasional, tapi juga mempersiapkan siswa dengan soft skill yang dibutuhkan untuk survive di era modern ini,” ujarnya.

Diharapkan, para siswa termasuk orang tua juga sadar terhadap tingginya demand terhadap global education, termasuk alasan di balik tingginya demand tersebut.

Dengan begitu, orang tua maupun siswa dapat mempertimbangkan pentingnya standar edukasi global ini untuk masa depan.

Kemudian, calon mahasiswa lebih dapat memahami minat dan bakat mereka yang dapat diasah melalui higher education. Yang tidak kalah penting, para orang tua serta calon mahasiswa mengerti bagaimana pentingnya memilih edukasi yang berstandar global untuk menghadapi dunia yang semakin modern.

Sementara itu, untuk menjawab kebutuhan global education, BINUS International telah mempersiapkan lingkungan belajar dan mengajar dengan prinsip global experience.

Selain membawa metode pengajaran berbahasa Inggris, BINUS International juga menghadirkan dosen berstandar internasional.

Para dosen tersebut juga membawakan mata kuliah berdasarkan kurikulum internasional. Dengan begitu, mahasiswa akan lebih siap dalam menghadapi persaingan di dunia global setelah lulus dari BINUS International.

Selain itu, BINUS International juga menyediakan beberapa program double degree yang memungkinkan mahasiswa untuk mendapatkan dua gelar sekaligus dalam waktu lebih singkat.

Salah satu pilihan programnya adalah program 2+2 yang berarti mahasiswa belajar 2 tahun di BINUS International dan 2 tahun di institusi partner. Nantinya, gelar akan didapatkan dari BINUS International serta institusi partner tersebut.

Contoh program double degree yang ditawarkan adalah program International Business dari BINUS International yang bekerja sama dengan beberapa universitas ternama di dunia. Sebut saja Victoria University Wellington di New Zealand, Edinburgh Napier University di UK, atau Cologne Business School di Jerman.

Selain program 2+2 atau 3+1, mahasiswa program ini juga bisa memilih sistem 4+0 untuk mendapatkan double degree dari BINUS International dan University of Newcastle. Sehingga, mahasiswa tidak perlu berangkat ke UoN untuk menyelesaikan studi satu ini.

Dengan keunggulan-keunggulan tersebut, membuat BINUS Internasional sebagai pilihan terbaik masyarakat dalam menempuh pendidikan, terutama double degree dengan global experience.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar 34 PTS yang Masuk...
Daftar 34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026, Ada Kampusmu?
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Hukum Bisnis Kian Relevan...
Hukum Bisnis Kian Relevan di Era AI dan Ekonomi Digital
Rekomendasi
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Berita Terkini
Guru Bisa Dapat Bantuan...
Guru Bisa Dapat Bantuan Pendidikan S1/D4, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Cara Mudah Cek Kelulusan...
Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Infografis
Gaji PPPK Lulusan SMA...
Gaji PPPK Lulusan SMA 2025, Cek Besaran dan Tunjangannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved