STAI Sadra Gelar Peluncuran Buku Ibu Negara Iran, Ini Judulnya
Kamis, 25 Mei 2023 - 10:38 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sambutannya, Prof. Jamileh menuturkan bahwa ketertarikannya pada filsafat berawal ketika dia mendengarkan kuliah umum seorang profesor Amerika. Setelahnya, dia meminta profesor tersebut mengenalkannya pada ahli positivisme dan dualisme.
Namun, jawaban sang profesor di luar dugaan. Dikatakan bahwa profesor Amerika tersebut menyarankannya membaca karya-karya mantan Pemimpin Spiritual Tertinggi Iran, Imam Khomeini.
"Sejak itu saya mempelajari karya-karya Imam Khomeini dan melihat bahwa pemikiran Imam bersumber dari Filsafat Hikmah Mutaaliyah. Dan kemudian saya banyak menulis tentang pendidikan berdasarkan Filsafat Hikmah Mutaaliyah," terang dia.
Perwakilan Al-Mustafa di Indonesia, Prof. Dr. Hossein Mottaqi mengapresiasi peluncuran buku tersebut. Menurut dia, Indonesia adalah negara yang harmonis, baik di antara agama dan kepercayaan, juga antara rakyat dan pemerintahnya.
Baca juga: Pertamina Buka Peluang Karier bagi 45 Lulusan Terbaik Universitas Pertamina
Namun, jawaban sang profesor di luar dugaan. Dikatakan bahwa profesor Amerika tersebut menyarankannya membaca karya-karya mantan Pemimpin Spiritual Tertinggi Iran, Imam Khomeini.
"Sejak itu saya mempelajari karya-karya Imam Khomeini dan melihat bahwa pemikiran Imam bersumber dari Filsafat Hikmah Mutaaliyah. Dan kemudian saya banyak menulis tentang pendidikan berdasarkan Filsafat Hikmah Mutaaliyah," terang dia.
Perwakilan Al-Mustafa di Indonesia, Prof. Dr. Hossein Mottaqi mengapresiasi peluncuran buku tersebut. Menurut dia, Indonesia adalah negara yang harmonis, baik di antara agama dan kepercayaan, juga antara rakyat dan pemerintahnya.
Baca juga: Pertamina Buka Peluang Karier bagi 45 Lulusan Terbaik Universitas Pertamina
Lihat Juga :