Hadapi Perkembangan Teknologi, Mahasiswa Dituntut Berinovasi dan Kreatif

Kamis, 08 Juni 2023 - 00:10 WIB
loading...
Hadapi Perkembangan...
Ketua Senat Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Prof Gayus Lumbuun pada Wisuda Unkris. Foto/Unkris.
A A A
JAKARTA - Dalam menghadapi perubahan teknologi yang semakin cepat mahasiswa dituntut untuk semakin kreatif, inovatif, dan berjiwa enterpreneur. Sebab aka semakin banyak tantangan dalam dunia kerja di era digital saat ini.

Ketua Senat Universitas Krisnadwipayana (Unkris) Prof Gayus Lumbuun mengatakan, menghadapi perubahan dunia yang semakin cepat yang ditandai dengan Revolusi Industry 4.0 menuntut para sarjana semakin kreatif.

Bukan tidak mungkin banyak pekerjaan yang biasa dilakukan oleh manusia, akan digantikan oleh teknologi mesin (robot) yang hasilnya lebih cepat dan lebih berkualitas. Diperkirakan setidaknya 5 juta orang akan kehilangan pekerjaan akibat otomasi.

“Hal ini menuntut kita terus mengembangkan terobosan-terobosan baru atau kreatif dengan memanfaatkan kemajuan teknologi,” katanya, dalam keterangan resmi, Kamis (8/6/2023).

Baca juga: Top 5 Universitas Terpopuler di Kalbar Versi uniRank 2023, Referensi Calon Mahasiswa Baru

Prof Gayus mengingatkan Revolusi Industri 4.0 mendorong terjadinya disrupsi dalam berbagai bidang yang memberikan tantangan dan peluang, termasuk bagi generasi milenial.

Tren perkembangan teknologi juga telah bergeser sehingga perusahaan teknologi digital merajai ekosistem dan ekonomi dunia. Perubahan-perubahan tersebut, sangat berdampak pada generasi milenial.

“Di era ini semua orang terbuka peluang untuk menjadi pengusaha karena kemajuan teknologi. Peluang menjadi pengusaha ini penting, karena lapangan pekerjaan menjadi semakin berkurang akibat kemajuan teknologi,” tambahnya.

Para lulusan perguruan tinggi, lanjut Prof Gayus, perlu melakukan perubahan paradigma berpikir. Apabila sebelum era digital, untuk menjadi pemenang hanya perlu lebih efisien dan produktif, maka pada era sekarang perlu diperkuat dengan inovasi, kreativitas, serta enterpreneurship.

Dalam era disrupsi saat ini, menurut Prof Gayus, para sarjana harus terus mengembangkan soft skill yang sangat strategis seperti kemampuan membangun jaringan (networking) dengan berbagai pihak.

Selain itu juga menuntut kemampuan penyesuaian diri untuk bekerja dan berpikir interdisipliner, kebiasaan membagi data dan informasi sebab data dan informasi pada masa sekarang dan masa yang akan datang berperan penting, baik di pemerintahan maupun di sektor swasta/usaha.

Baca juga: ITB Buka Program Magister Multidisiplin, Ini Jurusan Kuliahnya

Sementara itu, Rektor Unkris Dr Ir Ayub Muktiono dalam sambutannya mengatakan Unkris melalui Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) berusaha meningkatkan kegiatan Penelitian bagi dosen-dosen sebagai upaya memacu para dosen untuk melakukan penelitian.

Hal ini penting tidak hanya dalam rangka meningkatkan kapasitas individual sebagai akademisi tetapi juga membawa Unkris lebih melangkah ke depan.

Selain memberikan wawasan, pembekalan pemikiran dosen sebagai seorang peneliti, dengan harapan dosen-dosen Unkris dapat bersaing dalam kompetisi hibah penelitian.

"Unkris melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat juga telah melakukan berbagai kegiatan yang terintegrasi dengan kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berbasis Indikator Kinerja Utama (IKU),” jelasnya.

Lebih lanjut Rektor mengatakan mendukung transformasi pendidikan tinggi sebagaimana dicanangkan Mendikbudristek, Unkris telah mengikuti fasilitasi rintisan Kerjasama Luar Negeri LLDikti Wilayah III Jakarta ke Uzbekistan.

Selain itu Unkris telah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak baik antar perguruan tinggi, dunia usaha dunia industry, instansi pemerintah, Pemda dan lembaga-lembaga lainnya.

Wisuda yang mengambil tema “Membangun Riset dan Pengabdian Menuju UNKRIS yang Unggul” tersebut diikuti 1.418 wisudawan yang terdiri atas 1.193 orang program sarjana, 219 orang program magister dan 6 program doktor.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Rekomendasi
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved