Singkirkan 7.748 Peserta, Dua Tim MTsN 1 Pati Melaju ke Final Myres Nasional
Selasa, 20 Juni 2023 - 09:06 WIB
loading...
Dua tim MTsN 1 Pati lolos ke babak final Madrasah Young Researchers Super Camp (Myres) tingkat nasional. Foto/Dok/MTsN 1 Pati.
A
A
A
JAKARTA - Dua tim MTsN 1 Pati lolos ke babak final Madrasah Young Researchers Super Camp (Myres) tingkat nasional. Kepastian ini diumumkan oleh panitia pada Jumat (16/6/2023), usai para peserta mengikuti tahap presentasi yang dilakukan secara online.
Myres adalah kompetisi tahunan yang diselenggarakan Kementerian Agama untuk menumbuhkan budaya peneliti di kalangan siswa-siswi madrasah, sekaligus mendorong pencapaian hasil penelitian mereka yang orisinal, berkualitas serta kompetitif.
Baca juga: 1.000 Kuota Beasiswa Santri Berprestasi Dibuka Awal Juli 2023
Tim pertama MTsN 1 Pati mengangkat judul penelitian Aplikasi Kitab Kuning (APKING). Tim ini beranggotakan Chintya Nova Arista dan Minhatul Mila Rochana. Tim kedua, atas nama Ilham Hilang Ramadhan dan Umi Latifatun Nisa, dengan judul penelitian Perancangan Smart Chair Berbasis Android sebagai Alat Bantu Shalat Inovatif bagi Orang Sakit.
Untuk lolos ke babak final tingkat nasional, kedua tim tersebut harus bersaing dengan 7.748 peserta dari berbagai Madrasah Tsanawiyah terbaik se-Indonesia. “Tidak menyangka hasil dari presentasi beberapa waktu yang lalu bisa mengantarkan tim kami maju final. Sangat bersyukur,” ucap Chintya.
Myres adalah kompetisi tahunan yang diselenggarakan Kementerian Agama untuk menumbuhkan budaya peneliti di kalangan siswa-siswi madrasah, sekaligus mendorong pencapaian hasil penelitian mereka yang orisinal, berkualitas serta kompetitif.
Baca juga: 1.000 Kuota Beasiswa Santri Berprestasi Dibuka Awal Juli 2023
Tim pertama MTsN 1 Pati mengangkat judul penelitian Aplikasi Kitab Kuning (APKING). Tim ini beranggotakan Chintya Nova Arista dan Minhatul Mila Rochana. Tim kedua, atas nama Ilham Hilang Ramadhan dan Umi Latifatun Nisa, dengan judul penelitian Perancangan Smart Chair Berbasis Android sebagai Alat Bantu Shalat Inovatif bagi Orang Sakit.
Untuk lolos ke babak final tingkat nasional, kedua tim tersebut harus bersaing dengan 7.748 peserta dari berbagai Madrasah Tsanawiyah terbaik se-Indonesia. “Tidak menyangka hasil dari presentasi beberapa waktu yang lalu bisa mengantarkan tim kami maju final. Sangat bersyukur,” ucap Chintya.
Lihat Juga :