Berusia 16 Tahun, Arsinta dan Alifia Jadi Mahasiswa Termuda Unair di Jalur SNBT 2023
Kamis, 22 Juni 2023 - 09:59 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, padatnya kegiatan di pondok pesantren juga kerap membuat ia kelelahan saat belajar di dalam kelas. Namun, berkat kerja keras dan semangatnya, ia berhasil bertahan.
“Saya selalu bertanya pada guru saat pembelajaran berlangsung. Saat malam hari, saya juga selalu bertanya kepada teman-teman saya jika ada materi yang belum saya pahami,” ucapnya.
Baca juga: Ketentuan Registrasi Ulang untuk Calon Mahasiswa Unpad Jalur SNBT 2023
Terakhir, Arsi berharap bisa memberikan manfaat bagi banyak orang dengan ilmu yang ia peroleh saat kuliah nanti. Di samping itu, ia juga berharap bisa mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya.
Selain Arsinta, Alifia Pratiwi Pamungkas atau yang akrab Alifia dinyatakan lolos dan sekaligus menjadi salah satu mahasiswa baru termuda Unair dengan usia 16 tahun 3 bulan dan masuk di program studi Teknik Laboratorium Medik Unair sebagai pilihannya.
“Saya memilih Unair karena pertama, grade Unair khususnya di bidang kesehatan sangat bagus. Dan kebetulan di sini ada prodi yang saya pilih, yaitu Teknologi Laboratorium Medik. Selain itu, saya juga melihat prestasi Unair yang terus meningkat hingga menduduki top 2 universitas versi perankingan terbaru,” pujinya.
“Saya mengikuti program akselerasi saat SMP dan SMA. Terkadang saya masih speechless bisa melangkah sejauh ini, mengingat banyaknya rintangan selama saya menempuh pendidikan akselerasi ini,” akunya.
![Berusia 16 Tahun, Arsinta dan Alifia Jadi Mahasiswa Termuda Unair di Jalur SNBT 2023]()
Alifia Pratiwi Pamungkas. Foto/Unair.
Sebagai siswa akselerasi, Alifia memikul beban ganda dalam pembelajaran, terlebih lagi saat memasuki masa-masa UTBK. Ia mengaku harus lebih cermat dalam mengatur waktu dan strategi belajar agar tetap seimbang antara kegiatan sekolah dengan persiapan UTBK.
“Sebagai siswa, tugas sekolah adalah suatu kewajiban yang tidak dapat saya hindari. Karena itu, di sini saya harus pandai mengatur waktu antara tugas sekolah dan waktu untuk belajar UTBK,” ungkapnya.
“Saya selalu bertanya pada guru saat pembelajaran berlangsung. Saat malam hari, saya juga selalu bertanya kepada teman-teman saya jika ada materi yang belum saya pahami,” ucapnya.
Baca juga: Ketentuan Registrasi Ulang untuk Calon Mahasiswa Unpad Jalur SNBT 2023
Terakhir, Arsi berharap bisa memberikan manfaat bagi banyak orang dengan ilmu yang ia peroleh saat kuliah nanti. Di samping itu, ia juga berharap bisa mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya.
Alifia Diterima di Teknik Laboratorium Medik Unair
Selain Arsinta, Alifia Pratiwi Pamungkas atau yang akrab Alifia dinyatakan lolos dan sekaligus menjadi salah satu mahasiswa baru termuda Unair dengan usia 16 tahun 3 bulan dan masuk di program studi Teknik Laboratorium Medik Unair sebagai pilihannya.
“Saya memilih Unair karena pertama, grade Unair khususnya di bidang kesehatan sangat bagus. Dan kebetulan di sini ada prodi yang saya pilih, yaitu Teknologi Laboratorium Medik. Selain itu, saya juga melihat prestasi Unair yang terus meningkat hingga menduduki top 2 universitas versi perankingan terbaru,” pujinya.
Siswa Akselerasi di SMP dan SMA
Ketika duduk di bangku sekolah, siswi SMAN 1 Genteng, Banyuwangi tercatat sebanyak dua kali mengikuti program percepatan (akselerasi), yakni pada jenjang SMP dan SMA. Berdasarkan penuturannya, Alifia hanya membutuhkan waktu dua tahun saja untuk menamatkan masing-masing jenjang tersebut.“Saya mengikuti program akselerasi saat SMP dan SMA. Terkadang saya masih speechless bisa melangkah sejauh ini, mengingat banyaknya rintangan selama saya menempuh pendidikan akselerasi ini,” akunya.

Alifia Pratiwi Pamungkas. Foto/Unair.
Sebagai siswa akselerasi, Alifia memikul beban ganda dalam pembelajaran, terlebih lagi saat memasuki masa-masa UTBK. Ia mengaku harus lebih cermat dalam mengatur waktu dan strategi belajar agar tetap seimbang antara kegiatan sekolah dengan persiapan UTBK.
“Sebagai siswa, tugas sekolah adalah suatu kewajiban yang tidak dapat saya hindari. Karena itu, di sini saya harus pandai mengatur waktu antara tugas sekolah dan waktu untuk belajar UTBK,” ungkapnya.
Tanamkan Prasangka Baik
Lebih lanjut, Alifia menuturkan bahwa mengikuti program akselerasi bukanlah hal yang mudah. Lantaran, ia harus menghadapi berbagai tantangan, seperti halnya tugas yang terus berdatangan, hingga kebingungan akan langkah yang ia tempuh ke depan.Lihat Juga :