Songsong World Class University, UMP Kedepankan Pemberdayaan Ekonomi dan Religi Masyarakat
Kamis, 22 Juni 2023 - 20:05 WIB
loading...
Rektor UMP Prof Dr Jebul Suroso (kedua dari kiri) dalam acara IVL Season XIII dengan tema Kepala Daerah Sebagai Penjaga Resiliensi Ekonomi di Auditorium Gedung Sindo, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (22/6/2023). Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Assoc. Prof. Dr. Jebul Suroso,S.Kp.,Ns.,M.Kep menyebutkan pihaknya akan terus mengedepankan pemberdayaan secara ekonomi dan religi untuk mewujudkan cita-cita menjadi World Class University.
Hal tersebut ia sampaikan dalam babak penjurian Indonesia Visionary Leader (IVL) Season XIII dengan tema 'Kepala Daerah Sebagai Penjaga Resiliensi Ekonomi' di Auditorium Gedung Sindo, Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Kamis (22/6/2023).
Baca juga: IVL 2023, Pemkab Batanghari Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Ia menuturkan pada 2020 ada tiga ribu sekian mahasiswa baru dan saat ini sudah bertambah menjadi 4 ribu mahasiswa. "Kami menguatkan misi menjadi world class university. Tahun ini kita pemantapan dunia riset yang bermanfaat untuk masyarakat," jelas Jebul.
Jebul melihat perguruan tinggi bukan sekadar mercusuar untuk meningkatkan ilmu pengetahuan tetapi membangun ekosistem dan menguatkan ekonomi kerakyatan.
"Kami ada di Kabupaten Purwokerto dengan jumlah penduduk 1,8 juta penduduk. Banyumas ada 23 PT swasta dan negeri. Kami termasuk PTS terbesar. Masyarakat di Banyumas perlu ada suntikan atau suplemen agar ekonomi bangkit," paparnya.
Hal tersebut ia sampaikan dalam babak penjurian Indonesia Visionary Leader (IVL) Season XIII dengan tema 'Kepala Daerah Sebagai Penjaga Resiliensi Ekonomi' di Auditorium Gedung Sindo, Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Kamis (22/6/2023).
Baca juga: IVL 2023, Pemkab Batanghari Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Ia menuturkan pada 2020 ada tiga ribu sekian mahasiswa baru dan saat ini sudah bertambah menjadi 4 ribu mahasiswa. "Kami menguatkan misi menjadi world class university. Tahun ini kita pemantapan dunia riset yang bermanfaat untuk masyarakat," jelas Jebul.
Jebul melihat perguruan tinggi bukan sekadar mercusuar untuk meningkatkan ilmu pengetahuan tetapi membangun ekosistem dan menguatkan ekonomi kerakyatan.
"Kami ada di Kabupaten Purwokerto dengan jumlah penduduk 1,8 juta penduduk. Banyumas ada 23 PT swasta dan negeri. Kami termasuk PTS terbesar. Masyarakat di Banyumas perlu ada suntikan atau suplemen agar ekonomi bangkit," paparnya.
Lihat Juga :