Stress Tidak Lulus UTBK-SNBT 2023, Ini Saran Dosen Psikologi UMM
Sabtu, 24 Juni 2023 - 14:13 WIB
loading...
Ujian Tulis Berbasis Komputer - Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2023. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pengumuman Seleksi Nasional Berbasis Tes ( SNBT ) baru saja di rilis pada 20 Juni lalu. Banyak yang bersyukur lantaran berhasil diterima, namun banyak juga yang terpuruk karena gagal masuk di kampus impian.
Menanggapi hal itu, Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Dr. Iswinarti, M.Si. menyampaikan, banyak calon mahasiswa yang terpukul lantaran mimpinya masuk ke perguruan tinggi impian tidak terwujud. Mereka bisa mengalami stress atau bahkan depresi yang berat.
Baca juga: 15 Universitas Terbaik di Indonesia Berdasarkan THE AUR 2023
"Ketika seseorang terlanjur stress saat tidak lulus dalam ujian masuk perguruan tinggi, support system dari keluarga dan teman harus muncul. Hal ini mampu mendukung orang tersebut agar mereduksi penyesalan yang sedang mereka alami," ujar dosen yang akrab disapa Iswinarti tersebut.
Individu yang mengalami stress harus diajak untuk melihat realita yang ada pada saat ini. Biasanya, ketika seseorang bercita-cita tinggi, mereka akan banyak membayangkan kemungkinan-kemungkinan saat sukses nanti.
"Pada dasarnya bercita-cita setinggi mungkin itu suatu keharusan bagi setiap individu. Akan tetapi juga harus diimbangi dengan kemampuan melihat realita serta apa yang mereka miliki pada saat itu. Sehingga nanti ketika tidak tercapai, mereka bisa mengendalikan diri," tambahnya.
Baca juga: Pendaftaran Seleksi Program Gelar Beasiswa Indonesia Bangkit Diperpanjang hingga 10 Juli 2023
Menanggapi hal itu, Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Dr. Iswinarti, M.Si. menyampaikan, banyak calon mahasiswa yang terpukul lantaran mimpinya masuk ke perguruan tinggi impian tidak terwujud. Mereka bisa mengalami stress atau bahkan depresi yang berat.
Baca juga: 15 Universitas Terbaik di Indonesia Berdasarkan THE AUR 2023
"Ketika seseorang terlanjur stress saat tidak lulus dalam ujian masuk perguruan tinggi, support system dari keluarga dan teman harus muncul. Hal ini mampu mendukung orang tersebut agar mereduksi penyesalan yang sedang mereka alami," ujar dosen yang akrab disapa Iswinarti tersebut.
Individu yang mengalami stress harus diajak untuk melihat realita yang ada pada saat ini. Biasanya, ketika seseorang bercita-cita tinggi, mereka akan banyak membayangkan kemungkinan-kemungkinan saat sukses nanti.
"Pada dasarnya bercita-cita setinggi mungkin itu suatu keharusan bagi setiap individu. Akan tetapi juga harus diimbangi dengan kemampuan melihat realita serta apa yang mereka miliki pada saat itu. Sehingga nanti ketika tidak tercapai, mereka bisa mengendalikan diri," tambahnya.
Baca juga: Pendaftaran Seleksi Program Gelar Beasiswa Indonesia Bangkit Diperpanjang hingga 10 Juli 2023
Lihat Juga :