Kisah Perjuangan Rosi Tirus, Lolos Beasiswa SISGP dan Raih Gelar S2 di Swedia
Jum'at, 07 Juli 2023 - 14:44 WIB
loading...
A
A
A
Rosi terus memperdalam bahasa Inggrisnya dengan belajar IELTS secara mandiri. Mulai dari belajar melalui platform online gratis, YouTube, hingga membayar tutor online.
Baca juga: Alumnus Unair Ungkap Rahasia Tembus Harvard Medical School
Berdasarkan pengalaman pribadi Rosi, punya teman yang saling dukung dalam belajar Bahasa Inggris adalah cara ampuh untuk belajar bahasa tersebut secara efektif.
“Ada sahabat yang menemaniku mempelajari IELTS bareng. Kita punya jadwal bersama untuk menjalani reading, listening, saling bertelepon untuk speaking in English. Itu helpful banget,” terang Rosi.
Mendengar hal tersebut Rosi mulai merajut cita untuk kuliah di Swedia. Ia pun mencari informasi lebih banyak tentang negara tersebut.
Di tahun 2019, LPDP membuka pendaftaran beasiswa. Tentu saja Rosi tak ingin melewatkan kesempatan tersebut. Salah satu syarat mendaftar beasiswa LPDP adalah mencantumkan nilai tes IELTS.
Sempat ragu karena harus mengeluarkan biaya sebesar Rp3 juta, Rosi pun mengikuti tes IELTS. “Alhamdulillah nilai IELTS ku cukup untuk daftar LPDP. Syarat mendaftar LPDP kan minimal dapat nilai IELTS 6,5,” ujar Rosi.
Baca juga: Alumnus Unair Ungkap Rahasia Tembus Harvard Medical School
Berdasarkan pengalaman pribadi Rosi, punya teman yang saling dukung dalam belajar Bahasa Inggris adalah cara ampuh untuk belajar bahasa tersebut secara efektif.
“Ada sahabat yang menemaniku mempelajari IELTS bareng. Kita punya jadwal bersama untuk menjalani reading, listening, saling bertelepon untuk speaking in English. Itu helpful banget,” terang Rosi.
Memilih Swedia untuk Lanjut Studi S2
Dalam perjalanan mempersiapkan diri untuk studi di luar negeri, Rosi mendengar tentang Swedia dari teman-temannya. Salah satu negara Skandinavia yang terletak di Eropa bagian Utara ini dikenal sebagai negara yang inovatif, mendukung kesetaraan gender, dan berkontribusi terhadap “sustainable development goals”.Mendengar hal tersebut Rosi mulai merajut cita untuk kuliah di Swedia. Ia pun mencari informasi lebih banyak tentang negara tersebut.
Di tahun 2019, LPDP membuka pendaftaran beasiswa. Tentu saja Rosi tak ingin melewatkan kesempatan tersebut. Salah satu syarat mendaftar beasiswa LPDP adalah mencantumkan nilai tes IELTS.
Sempat ragu karena harus mengeluarkan biaya sebesar Rp3 juta, Rosi pun mengikuti tes IELTS. “Alhamdulillah nilai IELTS ku cukup untuk daftar LPDP. Syarat mendaftar LPDP kan minimal dapat nilai IELTS 6,5,” ujar Rosi.
Lihat Juga :