Jaring Komite Audit, UPI Bakal Fokus Pembenahan Administrasi Keuangan
Selasa, 28 Juli 2020 - 02:58 WIB
loading...
Ketua Satgas Penjaringan dan Pemilihan Anggota Komite Audit UPI Brigjen TNI (Purn) Ahmad Saefudin (kanan). Foto/Arif Budianto
A
A
A
BANDUNG - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung mulai melakukan proses seleksi Komite Audit untuk periode 2020-2025. Terpilihnya komite audit yang baru diharapkan dapat mendukung upaya UPI melakukan pembenahan pengelolaan dana pendidikan.
(Baca juga: KPAI Minta Pemerintah Perhatikan Keluarga Miskin Agar Mendapatkan Akses Pendidikan)
Ketua Satgas Penjaringan dan Pemilihan Anggota Komite Audit UPI Brigjen TNI (Purn) Ahmad Saefudin mengatakan, nantinya Komite Audit UPI terdiri atas lima orang. Tiga orang dari internal UPI, Majelis Wali Amanat (MWA), dan dua orang lainnya dari eksternal.
"Dua orang dari eksternal itu kami harapkan dari kalangan profesional. Misalnya mereka yang menguasi perpajakan, hukum bisnis, akuntan, auditor, dan lainnya," jelas Ahmad Saefudin di Kampus UPI, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Senin (27/7/2020).
(Baca juga: PKS Desak Pemerintah Berikan Akses Internet Yang Murah Bagi Para Siswa-Siswi)
Harapan itu sejalan dengan fokus UPI kedepan melakukan pembenahan pengelolaan administrasi keuangan. Di mana, dengan dana yang terbatas, UPI bisa memaksimalkan program kerja dan kegiatan pendidikan secara maksimal.
"Karena memang selama ini keuangan menjadi penggerak utama, sehingga pengelolaannya harus tepat dan tidak asal asalan. Jadi, dana sebenarnya tidak harus besar, tapi bagaimana agar outputnya bisa berkualitas.," jelas dia.
(Baca juga: KPAI Minta Pemerintah Perhatikan Keluarga Miskin Agar Mendapatkan Akses Pendidikan)
Ketua Satgas Penjaringan dan Pemilihan Anggota Komite Audit UPI Brigjen TNI (Purn) Ahmad Saefudin mengatakan, nantinya Komite Audit UPI terdiri atas lima orang. Tiga orang dari internal UPI, Majelis Wali Amanat (MWA), dan dua orang lainnya dari eksternal.
"Dua orang dari eksternal itu kami harapkan dari kalangan profesional. Misalnya mereka yang menguasi perpajakan, hukum bisnis, akuntan, auditor, dan lainnya," jelas Ahmad Saefudin di Kampus UPI, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Senin (27/7/2020).
(Baca juga: PKS Desak Pemerintah Berikan Akses Internet Yang Murah Bagi Para Siswa-Siswi)
Harapan itu sejalan dengan fokus UPI kedepan melakukan pembenahan pengelolaan administrasi keuangan. Di mana, dengan dana yang terbatas, UPI bisa memaksimalkan program kerja dan kegiatan pendidikan secara maksimal.
"Karena memang selama ini keuangan menjadi penggerak utama, sehingga pengelolaannya harus tepat dan tidak asal asalan. Jadi, dana sebenarnya tidak harus besar, tapi bagaimana agar outputnya bisa berkualitas.," jelas dia.
Lihat Juga :