4 Beasiswa Dokter Spesialis Jenjang S1 dan S2 Favorit, Tertarik Daftar?
Senin, 17 Juli 2023 - 09:31 WIB
loading...
A
A
A
• Pendaftar wajib memiliki rata-rata IPK 3,25 pada skala 4 untuk gabungan IPK sarjana dan profesi dokter yang dibuktikan dengan transkrip nilai
• Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan Bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6,0, atau TOEIC® 63
Program beasiswa S2 kedokteran ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga medis spesialis di Indonesia, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang berkualitas.
BPPDS ini di berikan kepada dokter umum yang telah lulus ujian profesi dan telah bekerja selama minimal 2 (dua) tahun sebagai dokter umum di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah atau swasta yang telah ditunjuk. Dokter umum yang memenuhi persyaratan tersebut dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan beasiswa ini.
Syarat dan Persiapan Beasiswa S2 Kedokteran BPPDS
• Calon penerima beasiswa haruslah Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku.
• Telah lulus Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) yang diakui oleh Kementerian Kesehatan RI.
• Harus memiliki pengalaman kerja sebagai dokter umum selama minimal 2 (dua) tahun di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah atau swasta yang telah ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan RI.
• Calon penerima beasiswa harus memiliki sertifikat Konsil Kedokteran Indonesia (SKI) yang masih berlaku.
• Telah diterima di program pendidikan dokter spesialis yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI.
• Pelamar tidak sedang menerima beasiswa lain dari pemerintah atau pihak lain untuk pendidikan dokter spesialis.
• Tidak sedang terlibat dalam tindak pidana atau telah dinyatakan bersalah oleh pengadilan.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan tinggi bagi masyarakat yang kurang mampu secara finansial. Bidikmisi menyediakan dana yang mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, dan biaya buku kuliah bagi mahasiswa yang memenuhi syarat.
Beasiswa ini juga tersedia untuk mahasiswa kedokteran, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta yang telah terakreditasi dan memiliki izin operasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Syarat dan Persiapan Beasiswa Kedokteran Bidikmisi
• Warga negara Indonesia.
• Tidak mampu secara ekonomi dan membuktikannya dengan memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (KTM) dari kelurahan atau desa setempat.
• Lulus seleksi masuk perguruan tinggi, melalui jalur SBMPTN, SNMPTN maupun prestasi.
• Terdaftar sebagai mahasiswa program studi kedokteran di perguruan tinggi yang telah terakreditasi dan memiliki izin operasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
• Mempunyai prestasi akademik yang baik dalam bidang Fisika, Kimia, Biologi dan matematika dengan nilai rapor rata-rata 8,0.
• Mempunyai prestasi non-akademik dalam bidang olahraga (Opsional)
• Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain maupun pemerintah
• Memiliki dokumen resmi bukti penguasaan Bahasa Inggris yang masih berlaku dengan skor minimal TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT® 61, IELTS™ 6,0, atau TOEIC® 63
2.Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis (BPPDS)
Beasiswa Pendidikan Dokter Spesialis (BPPDS) adalah program beasiswa yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mendukung dokter umum yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis.Program beasiswa S2 kedokteran ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga medis spesialis di Indonesia, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang berkualitas.
BPPDS ini di berikan kepada dokter umum yang telah lulus ujian profesi dan telah bekerja selama minimal 2 (dua) tahun sebagai dokter umum di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah atau swasta yang telah ditunjuk. Dokter umum yang memenuhi persyaratan tersebut dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan beasiswa ini.
Syarat dan Persiapan Beasiswa S2 Kedokteran BPPDS
• Calon penerima beasiswa haruslah Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku.
• Telah lulus Ujian Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) yang diakui oleh Kementerian Kesehatan RI.
• Harus memiliki pengalaman kerja sebagai dokter umum selama minimal 2 (dua) tahun di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah atau swasta yang telah ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan RI.
• Calon penerima beasiswa harus memiliki sertifikat Konsil Kedokteran Indonesia (SKI) yang masih berlaku.
• Telah diterima di program pendidikan dokter spesialis yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI.
• Pelamar tidak sedang menerima beasiswa lain dari pemerintah atau pihak lain untuk pendidikan dokter spesialis.
• Tidak sedang terlibat dalam tindak pidana atau telah dinyatakan bersalah oleh pengadilan.
3.Beasiswa Bidikmisi
Beasiswa Bidikmisi adalah program beasiswa S1 dan S2 kedokteran yang diselenggarakan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud Ristek) untuk membantu biaya pendidikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan tinggi bagi masyarakat yang kurang mampu secara finansial. Bidikmisi menyediakan dana yang mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, dan biaya buku kuliah bagi mahasiswa yang memenuhi syarat.
Beasiswa ini juga tersedia untuk mahasiswa kedokteran, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta yang telah terakreditasi dan memiliki izin operasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Syarat dan Persiapan Beasiswa Kedokteran Bidikmisi
• Warga negara Indonesia.
• Tidak mampu secara ekonomi dan membuktikannya dengan memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (KTM) dari kelurahan atau desa setempat.
• Lulus seleksi masuk perguruan tinggi, melalui jalur SBMPTN, SNMPTN maupun prestasi.
• Terdaftar sebagai mahasiswa program studi kedokteran di perguruan tinggi yang telah terakreditasi dan memiliki izin operasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
• Mempunyai prestasi akademik yang baik dalam bidang Fisika, Kimia, Biologi dan matematika dengan nilai rapor rata-rata 8,0.
• Mempunyai prestasi non-akademik dalam bidang olahraga (Opsional)
• Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain maupun pemerintah
4.Beasiswa Unggulan Dokter Muda (BUDM)
Beasiswa Unggulan Dokter Muda (BUDM) adalah program beasiswa kedokteran S2 yang disediakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mendukung pendidikan dan pengembangan SDM di bidang kesehatan terutama dokter.Lihat Juga :