Peluang Kerja dan Pendidikan Profesi Peneliti di Indonesia, Ini Estimasi Gajinya

Sabtu, 22 Juli 2023 - 11:54 WIB
loading...
Peluang Kerja dan Pendidikan...
Di zaman modern ini dimana model berpikir masyarakat sangat rasional, profesi seorang peneliti sangat dibutuhkan. Foto/laman Kemendagri
A A A
JAKARTA - Ini pendidikan, skill dan estimasi gaji profesi seorang peneliti. Pekerjaan peneliti di Indonesia belum banyak dilirik oleh banyak masyarakat. Salah satu penyebabnya kesan profesi peneliti yang dianggap kurang menjanjikan.

Benarkah demikian? Jika kita simak secara seksama, sebenarnya profesi menjadi seorang peneliti sangat cerah masa depannya. Terlebih di zaman modern ini dimana model berpikir masyarakat sangat rasional, profesi seorang peneliti tentu sangat dibutuhkan. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ulasan mengenai profesi peneliti, pendidikan, skill dan juga perkiraan gajinya.

Pendidikan, Peluang Kerja dan Gaji Profesi Peneliti di Indonesia

Pendikan/Jurusan Peneliti

Untuk menjadi seorang peneliti, ada beberapa jurusan yang bisa Anda ambil:
• Fisika

• Kimia

• Biologi

• Pertanian

• Peternakan

• Kelautan dan perairan

• Astronomi

• Geografi atau ilmu kebumian

• Teknik (pertambangan, mesin dan lain-lain)

Baca juga: Keren, 2 Peneliti Muda Asal Indonesia Juarai Kompetisi Dunia di AS

Estimasi Gaji Peneliti di Indonesia

Gaji peneliti di Indonesia, bermacam-macam, berbeda tergantung tempatnya bernaung.

• Para profesor perguruan tinggi negeri bisa mendapatkan gaji hingga Rp15.000.000/bulan.

• Untuk peneliti berstatus ASN, selain gaji juga mendapatkan tunjangan.

-Tunjangan per kelas jabatan 1 sampai 17, mulai dari Rp2.531.250 hingga Rp33.240.000.

Selain itu menurut Perpres No. 100 Tahun 2012 tentang tunjangan jabatan fungsional peneliti, mendapatkan tambahan menurut jenjang jabatannya, sebesar:

• Ahli utama: Rp5.200.000
• Ahli madya: Rp3.000.000
• Ahli muda: Rp1.750.000
• Ahli pertama: Rp1.100.000

Baca juga: Melinda Gates Ungkap Kekagumannya pada Peneliti Indonesia Adi Utarini

Jenjang Karier Peneliti

Peneliti ASN dapat naik karirnya, secara reguler, dalam waktu kurang lebih 2 tahun. Peneliti dapat naik jabatannya ke 1 – 2 jenjang lebih tinggi di atasnya. Dimulai dari peneliti:

• Pertama

• Muda

• Madya

• Utama

Di Mana Peneliti Bekerja?

Peneliti biasanya bekerja di lembaga riset, instansi pemerintah hingga di tingkat perguruan tinggi. Walau begitu ada juga peneliti yang bekerja pada swasta maupun peneliti bebas (yang berdiri sendiri).

Fakta Dunia Penelitian dan Riset di Indonesia

1.Menurut catatan data Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang kini dilebur menjadi BRIN (Badan Riset Inovasi Nasional), rasio jumlah peneliti di Indonesia, dalam statistik adalah 199 per satu juta penduduk.

2. Pada tahun 2022, dari 254.963 peneliti dan dosen di Indonesia yang tercatat di Science and Technologi Indeks (Sinta), hanya mampu menghasilkan sekitar 7.400 jurnal ilmiah yang terindeks Scopus.

3. Merujuk pada laporan Global Innovation Index (GII) 2021, yang dirilis oleh The World Intellectual Property Organisation (WPO), Wapres mengatakan Indonesia menempati peringkat empat terbawah sebagai negara inovatif di Asia Tenggara.

4.Pada 2018, jumlah peneliti paruh waktu di Indonesia hanya 216 orang per 1.000.000 penduduk.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Peneliti Universitas...
Peneliti Universitas Jember Buktikan Tanaman Liar Kalimantan Efektif Turunkan Gula Darah
Indonesia-Prancis Sepakat...
Indonesia-Prancis Sepakat Perkuat Riset, Inovasi, dan Mobilitas Mahasiswa 2026
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
UAI dan University of...
UAI dan University of Edinburgh Dorong Inklusivitas di Dunia Riset dan Pendidikan Tinggi
FK Unair Kolaborasi...
FK Unair Kolaborasi dengan Adelaide University, Soroti Sistem Kesehatan Kebidanan Indonesia
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Rekomendasi
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Berita Terkini
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved