Kisah Husain yang Hafal 30 Juz Al-Qur'an, Tembus Biologi UNY dan Terima KIP Kuliah
Senin, 14 Agustus 2023 - 16:08 WIB
loading...
A
A
A
Sementara anak ketiga, keempat, dan kelima keluarga Arosin Suryanto yaitu Ektada Benabi Muhammad El Amin kelas 2 SMA, Fatimah Lu'lu Unisa El Arifah kelas 3 SMP dan Muhammad Seta Hadiwijaya kelas 6 SD sedang berproses menjadi penghafal Al Qur’an.
Baca juga: 12 Kampus Ramai-ramai Siap Buka Fakultas Kedokteran, Apa Saja Persyaratannya?
Saat ini Ektada Benabi sudah hafal 2 juz, Fatimah hafal 10 juz, dan Muhammad Seta baru hafal juz 30 beserta beberapa surat saja.
Keinginan menghafalkan kitab suci umat Islam itu bermula saat kakak kandungnya telah khatam Al-Qur’an dan mendorongnya ikut program tahfidz di MTs Al Imdad Bantul. “Saya menghafal Al-Qur’an selama 4,5 tahun dan selesai pada awal kelas 12,” tuturnya.
Kendala yang dihadapi dalam menghafal Al-Qur’an ini adalah konsistensinya dan tantangan terberat adalah saat mencapai juz 10. “Saya tanyakan pada kakak tingkat yang juga penghafal bahwa biasanya setelah juz 10 banyak tantangannya seperti rasa malas, kesibukan berkegiatan dan sebagainya” ujar alumnus Madrasah Aliyah Unggulan Al Imdad ini.
Orang tuanya mendukung penuh keinginan Husain untuk menghafal Al-Qur’an. “Misalnya ada semaan Al-Qur’an maka orang tua akan support dana iuran untuk kegiatan itu, baik semaan pondok 6 juz, 12 juz, atau lebih banyak,” ujarnya yang mengaku pernah mengikuti semaan Al-Qur’an terbanyak 12 juz.
Warga Sempol Hargobinangun Pakem Sleman tersebut mengatakan, pondok pesantren Al Imdad tempatnya menuntut ilmu memberi fasilitas bagi para penghafal Al-Qur’an, dengan cara membedakan jadwal belajarnya.
Baca juga: 12 Kampus Ramai-ramai Siap Buka Fakultas Kedokteran, Apa Saja Persyaratannya?
Saat ini Ektada Benabi sudah hafal 2 juz, Fatimah hafal 10 juz, dan Muhammad Seta baru hafal juz 30 beserta beberapa surat saja.
Menjadi Hafiz karena Terinspirasi Sang Kakak
Keinginan menghafalkan kitab suci umat Islam itu bermula saat kakak kandungnya telah khatam Al-Qur’an dan mendorongnya ikut program tahfidz di MTs Al Imdad Bantul. “Saya menghafal Al-Qur’an selama 4,5 tahun dan selesai pada awal kelas 12,” tuturnya.
Kendala yang dihadapi dalam menghafal Al-Qur’an ini adalah konsistensinya dan tantangan terberat adalah saat mencapai juz 10. “Saya tanyakan pada kakak tingkat yang juga penghafal bahwa biasanya setelah juz 10 banyak tantangannya seperti rasa malas, kesibukan berkegiatan dan sebagainya” ujar alumnus Madrasah Aliyah Unggulan Al Imdad ini.
Orang tuanya mendukung penuh keinginan Husain untuk menghafal Al-Qur’an. “Misalnya ada semaan Al-Qur’an maka orang tua akan support dana iuran untuk kegiatan itu, baik semaan pondok 6 juz, 12 juz, atau lebih banyak,” ujarnya yang mengaku pernah mengikuti semaan Al-Qur’an terbanyak 12 juz.
Mendapat Dukungan Ponpes
Warga Sempol Hargobinangun Pakem Sleman tersebut mengatakan, pondok pesantren Al Imdad tempatnya menuntut ilmu memberi fasilitas bagi para penghafal Al-Qur’an, dengan cara membedakan jadwal belajarnya.
Lihat Juga :