4 Bahaya Sistem Kebut Semalam, Bisa Ganggu Fungsi Otak Juga Loh

Minggu, 20 Agustus 2023 - 15:00 WIB
loading...
4 Bahaya Sistem Kebut...
4 bahaya yang mengintai jika belajar dengan sistem kebut semalam. Foto/Zenius.
A A A
JAKARTA - Istilah sistem kebut semalam atau yang sering disingkat SKS akrab di pelajar . Padahal ada bahaya yang mengintai jika pelajar belajar dengan sistem kebut semalam ini.

Apakah kalian termasuk para pelajar yang suka semalam suntuk bahkan mengurangi waktu tidurnya untuk belajar dengan sistem kebut semalam?

Meski dengan sistem kebut semalam kalian bisa menyerap materi ujian atau mengerjakan tugas dalam waktu singkat, namun SKS ini dapat berdampak buruk pada kondisi tubuh dan akademis.

Dikutip dari Instagram Ditjen Pendidikan Vokasi, berikut ini 4 bahaya yang mengintai dari cara belajar sistem kebut semalam.

Baca juga: Kebakaran di Lab Tewaskan Mahasiswi S2, IPB University Bentuk Tim Khusus

4 Bahaya Sistem Kebut Semalam

1. Performa akademis bisa menurun


Salah satu bahaya yang ditimbulkan dari sistem kebut semalam adalah menurunya performa akademis, baik di sekolah ataupun di bangku kuliah.

Hal ini karena kalian akan memaksa otak untuk memahami materi pelajaran dalam waktu yang singkat. Dampaknya konsentrasi terhadap suatu hal akan menurun sehingga hasil yang maksimal tak akan didapat.

2. Sulit berkonsentrasi


Ritme kerja tubuh manusia itu ada tahapannya dan malam hari semestinya digunakan untuk beristirahat.

Jika kalina memaksa waktu malam untuk belajar dan mengerjakan tugas tentunya otak akan mengalami penurunan stamina dan membuat kalian hilang kendali dan fokus pada pagi hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Musim Liburan Sekolah,...
Musim Liburan Sekolah, 418.000 Pemudik Nikmati Diskon Penyeberangan ASDP
Rekomendasi
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
Rayakan 70 Juta Streaming...
Rayakan 70 Juta Streaming ‘Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya’, Nuca Adakan '[LAGI] Sama Nuca’
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Berita Terkini
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Rincian UKT Jalur Mandiri...
Rincian UKT Jalur Mandiri Unair 2026, Berapa Biaya Kuliah Prodi Pilihanmu?
Program Beasiswa Eramet...
Program Beasiswa Eramet Beyond Angkatan Perdana Resmi Ditutup
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Lowongan Internship...
Lowongan Internship Pertamina Group 2026 Dibuka, Tersedia 400 Lebih Posisi untuk Fresh Graduate!
S2 Psikologi Unika Atma...
S2 Psikologi Unika Atma Jaya Raih Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT
Infografis
5 Makanan yang Memicu...
5 Makanan yang Memicu Pikun, Bisa Mengakibatkan Kerusakan Otak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved