Konferensi Internasional Ilomata Hadirkan Akademisi dari 5 Negara
Jum'at, 31 Juli 2020 - 08:05 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, saat ini semua negara yang terdampak COVID-19 berusaha untuk mengatasi wabah dan dampak dari wabah tersebut. "Lalu kemudian hal ini membuat kita bertanya, Bagaimana dampak yang ditimbulkan akibat COVID-19 di negara-negara yang terdampak?, dan Bagaimana negara-negara tersebut berinovasi menghadapi dampak akibat merebaknya COVID-19?, kemudian bagaimana upaya pemulihan di setiap negara tersebut?" katanya.
Dia menjelaskan hal itu menjadi tanda tanya besar untuk semua. "Untuk itu dari permasalahan tersebut, perlu dilakukan sharing dan diskusi tentang The COVID-19 Impact, Innovation and Recovery. Untuk itu kami menghadirkan narasumber dari 5 negara diharapkan dapat mewakili dari kondisi dunia saat ini," terangnya.
Dia melanjutkan, konferensi internasional itu diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan informasi baru kepada seluruh peserta, serta dapat memberikan rekomendasi Rumusan Konferensi kepada para pemangku kepentingan yang dianggap memerlukan. "Selain itu juga menghasilkan jurnal ilmiah yang bersumber dari para peneliti, dosen dan juga mahasiswa di seluruh dunia," tuturnya.
Ditambahkannya, kegiatan konferensi internasional itu merupakan inisiatif dari Amrullah Satoto sebagai Ketua Pengurus Yayasan Ilomata. Inisiatif itu muncul karena keprihatinan Amrullah Satoto atas merebaknya virus COVID-19 yang menimpa hampir seluruh negara, dan belum juga usai hingga kini.
(Baca juga: Kenakan Baju Tahanan, Djoko Tjandra Tiba di Halim Perdanakusuma)
"Sehingga Yayasan Ilomata, melalui lembaga publikasi riset yang bernama Ilomata International Journal ingin berkontribusi memfasilitasi pengembangan ilmu pengetahuan," pungkasnya.
Dia menjelaskan hal itu menjadi tanda tanya besar untuk semua. "Untuk itu dari permasalahan tersebut, perlu dilakukan sharing dan diskusi tentang The COVID-19 Impact, Innovation and Recovery. Untuk itu kami menghadirkan narasumber dari 5 negara diharapkan dapat mewakili dari kondisi dunia saat ini," terangnya.
Dia melanjutkan, konferensi internasional itu diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan informasi baru kepada seluruh peserta, serta dapat memberikan rekomendasi Rumusan Konferensi kepada para pemangku kepentingan yang dianggap memerlukan. "Selain itu juga menghasilkan jurnal ilmiah yang bersumber dari para peneliti, dosen dan juga mahasiswa di seluruh dunia," tuturnya.
Ditambahkannya, kegiatan konferensi internasional itu merupakan inisiatif dari Amrullah Satoto sebagai Ketua Pengurus Yayasan Ilomata. Inisiatif itu muncul karena keprihatinan Amrullah Satoto atas merebaknya virus COVID-19 yang menimpa hampir seluruh negara, dan belum juga usai hingga kini.
(Baca juga: Kenakan Baju Tahanan, Djoko Tjandra Tiba di Halim Perdanakusuma)
"Sehingga Yayasan Ilomata, melalui lembaga publikasi riset yang bernama Ilomata International Journal ingin berkontribusi memfasilitasi pengembangan ilmu pengetahuan," pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :