Membumikan Makna Keberagaman, Unesa Gelar Jalan Sehat Sepatu Beda Warna
Minggu, 10 September 2023 - 13:29 WIB
loading...
Mengusung misi membumikan perbedaan, Unesa menggelar jalan sehat sepatu beda warna di halaman Rektorat, Kampus Lidah Wetan, Surabaya, Sabtu (9/9/2023). Foto/Ist
A
A
A
SURABAYA - Ada banyak cara untuk mengkampanyekan toleransi di tengah masyarakat yang beragam seperti Indonesia. Salah satunya seperti dilakukan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dengan menyelenggarakan jalan sehat sepatu beda warna yang diikuti jajaran pimpinan dan sivitas akademika di halaman Rektorat, Kampus Lidah Wetan, Surabaya, Sabtu (9/9/2023).
Jalan sehat tersebut merupakan rangkaian puncak Dies Natalis ke-59 Unesa dan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2023. Kegiatan tersebut diinisiasi Rektor Unesa Cak Hasan yang memang sedari dulu selalu mengenakan sepatu 'bhineka' dalam kesehariannya.
Pada berbagai kesempatan pun Cak Hasan selalu tampil dengan sepatu khasnya yang sampai diapresiasi jajaran pejabat negara, dari Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly hingga Menteri BUMN Erick Thohir. Bagi Cak Hasan, sepatu beda warna tersebut bukan sekadar lifestyle atau gaya-gayan semata, tetapi memiliki misi khusus, yaitu membumikan makna perbedaan yang harmoni. Beda warna sepatu kanan dan kiri merupakan simbol perbedaan atau keberagaman yang saling mengisi, sejalan dan seiring.
"Tujuan kami sebenarnya untuk edukasi dan mengubah mindset bahwa kita harus menghargai perbedaan. Jangan sampai hanya soal berbeda saja bisa membuat kita terpecah belah. Perbedaan tidak boleh dipersoalkan, karena itu anugerah Tuhan yang perlu kita rawat bersama. Pokoknya NKRI harga mati," tandasnya dalam keterangan resmi, Sabtu (9/9/2023)
Baca juga: Unesa Kembangkan Disability Inclusion Metric Pertama di Indonesia
Jalan sehat tersebut merupakan rangkaian puncak Dies Natalis ke-59 Unesa dan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2023. Kegiatan tersebut diinisiasi Rektor Unesa Cak Hasan yang memang sedari dulu selalu mengenakan sepatu 'bhineka' dalam kesehariannya.
Pada berbagai kesempatan pun Cak Hasan selalu tampil dengan sepatu khasnya yang sampai diapresiasi jajaran pejabat negara, dari Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly hingga Menteri BUMN Erick Thohir. Bagi Cak Hasan, sepatu beda warna tersebut bukan sekadar lifestyle atau gaya-gayan semata, tetapi memiliki misi khusus, yaitu membumikan makna perbedaan yang harmoni. Beda warna sepatu kanan dan kiri merupakan simbol perbedaan atau keberagaman yang saling mengisi, sejalan dan seiring.
"Tujuan kami sebenarnya untuk edukasi dan mengubah mindset bahwa kita harus menghargai perbedaan. Jangan sampai hanya soal berbeda saja bisa membuat kita terpecah belah. Perbedaan tidak boleh dipersoalkan, karena itu anugerah Tuhan yang perlu kita rawat bersama. Pokoknya NKRI harga mati," tandasnya dalam keterangan resmi, Sabtu (9/9/2023)
Baca juga: Unesa Kembangkan Disability Inclusion Metric Pertama di Indonesia
Lihat Juga :