Biarawati Margaretha Kolo Jadi Wisudawati Unusa, Rektor: Bukti Kampus Inklusi

Rabu, 27 September 2023 - 10:23 WIB
loading...
Biarawati Margaretha...
Seorang biarawati asal NTT, Margaretha Kolo menjadi satu dari 1.074 mahasiswa Unusa yang ikut diwisuda tahun 2023 ini. Foto/Ist
A A A
SURABAYA - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya ( Unusa) akan mewisuda 1.074 mahasiswa. Satu di antaranya adalah Margaretha Kolo, mahasiswa non muslim dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain Margaretha yang berprofesi biarawati, ada enam mahasiswa non muslim lain yang diwisuda kampus milik Nahdlatul Ulama ini. Margaretha adalah seorang biarawati yang lulus program studi S1 Ilmu Gizi Fakultas Kesehatan.

Perempuan kelahiran 30 Mei 1994 itu selama empat tahun menempuh pendidikan di Unusa. Kehadiran Margaretha dan kawan-kawannya itu membuktikan bahwa Unusa adalah kampus inklusif dan rahmatan lil alamin. Margaretha mengaku pada 2019 dia ditugaskan oleh lembaga biarawatinya, Kongregasi Misi Abdi Roh Kudus ke Surabaya tepatnya di Gereja Katedral Surabaya. Sebelumnya, Margaretha adalah biarawati di sebuah gereja Katolik di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Oleh lembaganya dia diminta untuk meneruskan ke pendidikan tinggi jurusan ilmu gizi. "Bingung karena baru pertama kali ke Surabaya," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (27/9/2023). Mencari kampus yang ada ilmu gizi, tujuan utamanya waktu itu ke Poltekes Surabaya.

Waktu ke kampus, Margaretha merasa tidak ada chemistry. Tidak ada ketertarikan apapun. Lalu seorang teman sesama biarawati menyarankan mencari kampus lain. Tersebutlah nama Unusa. Tanpa pikir panjang Margaretha langsung bergegas ke kampus Unusa di daerah Jemursari Kota Surabaya.

"Ke sekuriti nanya ternyata ada ilmu gizi. Langsung ke pendaftaran nannya-nanya. Begitu tahu saya mau daftar, saya langsung difoto dan dikirim ke Pak Rektor. Kata Pak Rektor, iya diterima," tutur Margaretha.

Baca juga: Hadirkan Peneliti Dunia, Unusa Gelar Konferensi Internasional

Margaretha mengaku senang bisa diterima di Unusa. Karena pertama kali melihat Unusa, ada sesuatu yang membuatnya tertarik dengan Unusa. "Saya yakin waktu itu bisa diterima dan jadi mahasiswa Unusa," tambah Margaretha.

Ternyata dengan kenyamanan yang ada dan tidak adanya diskriminasi membuat Margaretha suka berada di tengah-tengah mahasiswa dan dosen yang beragama Islam. "Ada juga adik di bawah saya yang masuk Analis Kesehatan Unusa," tuturnya.

Tidak hanya Margaretha, Komang, salah satu lulusan Keperawatan program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) juga merasakan hal serupa. Tidak ada perbedaan apapun selama menempuh pendidikan di Unusa meskipun dirinya bukan beragama Islam. "Saya Hindu Bali, kerja di RS Darmo dan senang sekali bisa di Unusa. Suasananya enak sekali," tandasnya.

Rektor Unusa, Prof Ahmad Jazidie mengaku juga senang Unusa menjadi kampus inklusi. "Bukti bahwa Unusa itu Rahmatan Lil Alamin. Untuk siapa saja tanpa memandang ras, agama, daerah dan sebagainya," tuturnya.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Indonesia-Prancis Sepakat...
Indonesia-Prancis Sepakat Perkuat Riset, Inovasi, dan Mobilitas Mahasiswa 2026
APTISI Siapkan Ekosistem...
APTISI Siapkan Ekosistem Kampus Digital untuk Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi
BCA Berbagi Ilmu Ajak...
BCA Berbagi Ilmu Ajak Mahasiswa Untirta Ubah Kegagalan Jadi Peluang
UPI YAI dan Shinawatra...
UPI YAI dan Shinawatra University Thailand Kerja Sama Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Kurikulum S3 Manajemen...
Kurikulum S3 Manajemen Pendidikan Islam: Membangun Organisme Ilmu yang Hidup
Jasindo Perkuat Akses...
Jasindo Perkuat Akses Pendidikan Inklusif di Kupang
Rekomendasi
XPENG V1SION Night 2026,...
XPENG V1SION Night 2026, Tandai Babak Baru XPENG di Indonesia
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Harga Gas Industri Turun...
Harga Gas Industri Turun Jadi USD13 per MMBTU, Said Iqbal Ungkap Ancaman PHK Mereda
Berita Terkini
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Rincian UKT Jalur Mandiri...
Rincian UKT Jalur Mandiri Unair 2026, Berapa Biaya Kuliah Prodi Pilihanmu?
Program Beasiswa Eramet...
Program Beasiswa Eramet Beyond Angkatan Perdana Resmi Ditutup
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Lowongan Internship...
Lowongan Internship Pertamina Group 2026 Dibuka, Tersedia 400 Lebih Posisi untuk Fresh Graduate!
S2 Psikologi Unika Atma...
S2 Psikologi Unika Atma Jaya Raih Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved