Beasiswa Persiapan S2-S3 Luar Negeri Kemenag Dibuka, Ini Infonya
Minggu, 08 Oktober 2023 - 08:57 WIB
loading...
A
A
A
Selain mendapat pembelajaran terkait persiapan studi, penerima beasiswa akan mendapatkan kesempatan tes kemampuan bahasa di akhir masa program. Sehingga harapannya, sertifikat bahasa tersebut dapat langsung digunakan untuk mencari beasiswa dan LoA Unconditional di perguruan tinggi di dunia.
Dikutip dari laman Beasiswa Kemenag, berikut ini persyaratannya.
1. WNI
2. Sudah lulus kuliah S1/S2
3. Usia maksimal 40 tahun untuk jenjang S2 dan 35 tahun untuk S1
4. Memiliki ijazah dan transkrip nilai dengan IPK minimal 3,25 skala 4
5. Mempunyai NIDN, NUPTK, NIDK, atau SK Tendik dan Pegawai (Kecuali alumni PTK dan PBSB (dibuktikan dengan Ijazah/surat keterangan alumni PBSB)
6. Telah direkomendasikan oleh akademisi/tokoh/pembimbing skripsi atau tesis
7. Memiliki surat izin dari pimpinan/rektor/ketua/dekan/direktur program pascasarjana
8. Tidak sedang menerima beasiswa lain untuk mencegah double funding
9. Bersedia Bersedia menandatangani Surat Pernyataan dan Komitmen Pendaftar Beasiswa di atas materai Rp. 10.000 sesuai dengan ketentuan (terlampir);
10. Menulis esai, berisi Profil Diri, Motivasi, Dan Rencana Kontribusi Terhadap Masyarakat dan motivasi mendaftar Program Persiapan Studi Lanjut, Jumlah kata 1000-1500, ditulis dalam bahasa Inggris atau Arab sesuai dengan Program.
Memiliki Sertifikat Kompetensi Bahasa Resmi (Official), dengan ketentuan skor:
Baca juga: Berminat Studi ke Kanada? Ini Beasiswa S1 Unggulan dari Universitas Toronto
- TOEFL ITP: 500
- TOEFL IBT: 49
- TOEFL CBT: 143
- IELTS: 5.0
- Duolingo English Test: 90
- TOEIC: 480
- PTE: 43
- TOAFL: 500.
Untuk pendaftaran beasiswa ini dapat dilakukan di laman beasiswa.kemenag.go.id. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kalian yang ingin kuliah S2 atau S3 di luar negeri.
Dikutip dari laman Beasiswa Kemenag, berikut ini persyaratannya.
PersyaratanBeasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Program Persiapan Studi Lanjut S2 dan S3 di Luar Negeri
1. WNI
2. Sudah lulus kuliah S1/S2
3. Usia maksimal 40 tahun untuk jenjang S2 dan 35 tahun untuk S1
4. Memiliki ijazah dan transkrip nilai dengan IPK minimal 3,25 skala 4
5. Mempunyai NIDN, NUPTK, NIDK, atau SK Tendik dan Pegawai (Kecuali alumni PTK dan PBSB (dibuktikan dengan Ijazah/surat keterangan alumni PBSB)
6. Telah direkomendasikan oleh akademisi/tokoh/pembimbing skripsi atau tesis
7. Memiliki surat izin dari pimpinan/rektor/ketua/dekan/direktur program pascasarjana
8. Tidak sedang menerima beasiswa lain untuk mencegah double funding
9. Bersedia Bersedia menandatangani Surat Pernyataan dan Komitmen Pendaftar Beasiswa di atas materai Rp. 10.000 sesuai dengan ketentuan (terlampir);
10. Menulis esai, berisi Profil Diri, Motivasi, Dan Rencana Kontribusi Terhadap Masyarakat dan motivasi mendaftar Program Persiapan Studi Lanjut, Jumlah kata 1000-1500, ditulis dalam bahasa Inggris atau Arab sesuai dengan Program.
Memiliki Sertifikat Kompetensi Bahasa Resmi (Official), dengan ketentuan skor:
Baca juga: Berminat Studi ke Kanada? Ini Beasiswa S1 Unggulan dari Universitas Toronto
- TOEFL ITP: 500
- TOEFL IBT: 49
- TOEFL CBT: 143
- IELTS: 5.0
- Duolingo English Test: 90
- TOEIC: 480
- PTE: 43
- TOAFL: 500.
Untuk pendaftaran beasiswa ini dapat dilakukan di laman beasiswa.kemenag.go.id. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kalian yang ingin kuliah S2 atau S3 di luar negeri.
(nnz)
Lihat Juga :