Stafsus Menag: Guru Jangan Hanya Puas Mengajar, Publikasi Pendidikan Juga Penting

Rabu, 11 Oktober 2023 - 20:10 WIB
loading...
Stafsus Menag: Guru...
Stafsus Menteri Agama RI Wibowo Prasetyo memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi dan Implementasi Program REP-MEQR (3) Angkatan 1 Tahun 2023 di Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (11/10/2023). Foto/Ist
A A A
PURWOREJO - Staf Khusus (Stafsus) Menteri Agama RI Wibowo Prasetyo menilai publikasi atas kegiatan positif pendidikan saat ini menjadi hal yang urgen di era digital. Lewat publikasi secara tepat, maka manfaat pendidikan akan tersebar lebih luas serta bisa diakses dengan mudah kapan pun dan di manapun.

"Di era keterbukaan informasi saat ini, kita tidak hanya bertanggungjawab untuk menjalankan program dengan baik, tetapi kita dituntut juga untuk mempublikasikan hasilnya. Ini menjadi cara yang bijak untuk memastikan bahwa program-program tersebut memiliki dampak yang lebih besar dan positif dalam masyarakat," ujar Wibowo saat memberikan pengarahan di depan ribuan guru dan tenaga pendidikan dalam Rapat Koordinasi dan Implementasi Program REP-MEQR (3) Angkatan 1 Tahun 2023 di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (11/10/2023).

Menurut Wibowo, tidaklah sulit untuk mencari platform sebagai media menuangkan karya atau tempat publikasi. Sebab di era digital ini, tersedia banyak media berbasis internet yang bisa dimanfaatkan dengan optimal.

"Untuk membuat konten multimedia yang menarik, saat ini pun juga tersedia banyak aplikasi, bahkan cukup diolah lewat smartphone. Jadi ini tergantung bapak, ibu guru semuanya mau beradaptasi dengan zaman atau tidak. Jika tidak pasti akan tertinggal," tandasnya.



Wibowo mengungkapkan, Proyek Realizing Education’s Promise – Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR) atau Madrasah Reform memiliki peran strategis karena sebuah upaya kolaboratif yang luar biasa oleh Kementerian Agama sebagai upaya memberikan afirmasi dan menghadirkan potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.

Proyek ini dilaksanakan dalam waktu lima tahun di mana akan berakhir pada 2024. Pelaksanaan proyek didanai oleh Bank Dunia sebesar Rp3,75 triliun (USD250 juta) dan dilaksanakan di seluruh Indonesia, yakni 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

Untuk mencapai kesuksesan dalam proyek ini, menurut Wibowo, sangat dibutuhkan kolaborasi, komunikasi dan dedikasi. Atas dasar itu, dirinya mengajak guru, tenaga pendidikan dan pihak terkait lainnya untuk bersama-sama dan saling sinergi.

"Kita harus tetap fokus pada tujuan utama , yaitu memastikan bahwa madrasah kita, guru dan tenaga pendidikan kita memberikan pendidikan yang berkualitas tinggi kepada siswa-siswa," pintanya.

Praktisi pendidikan, KH Ulil Arham yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut mengatakan, pendidik memiliki peran sangat strategis dalam membangun peradaban bangsa Indonesia. Hal ini bisa terwujud jika guru memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya menyiapkan generasi mendatang yang berkarakter kuat.

"Maka dari itu dibutuhkan kekompakan untuk mewujudkan cita-cita besar dan mulia tersebut. Saya optimistis dengan berkolaborasi maka potret buruk pendidikan akan bisa kita hilangkan," ujarnya.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Daerah dengan Progres...
5 Daerah dengan Progres Penyaluran Tunjangan Guru Tertinggi di Indonesia, Karang Asem Hampir 100 %
25 Contoh Ucapan Hari...
25 Contoh Ucapan Hari Raya Idulfitri 2025 untuk Teman dan Guru Sekolah
10 Ucapan Selamat Hari...
10 Ucapan Selamat Hari Raya Nyepi 2025 yang Cocok Dibagikan Murid kepada Guru
SMA Taruna Nusantara...
SMA Taruna Nusantara Buka Lowongan Guru 2025, Sekolah Berasrama Terbaik di Indonesia
25 Ucapan Selamat Idul...
25 Ucapan Selamat Idul Fitri 2025 dari Murid untuk Guru, Singkat Namun Penuh Ketulusan
5 Ucapan Selamat Idulfitri...
5 Ucapan Selamat Idulfitri 1446 H untuk Guru, Penuh Doa dan Makna
Siapa Calon Guru di...
Siapa Calon Guru di Sekolah Rakyat? Gus Ipul Beri Bocoran Ini
GSIS 2025 Kenalkan Manfaat...
GSIS 2025 Kenalkan Manfaat AI dalam Pembelajaran Bagi Insan Pendidikan
MNC University dan Poltek...
MNC University dan Poltek Harber Jalin Kerja Sama Strategis
Rekomendasi
Siapa yang Jadi Pemenang...
Siapa yang Jadi Pemenang dalam Perang Dagang?
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
Misbakhun Yakin Tim...
Misbakhun Yakin Tim Ekonomi Prabowo Mampu Redam Guncangan Efek Tarif Masuk ala Trump
Siapa Haitham bin Tariq?...
Siapa Haitham bin Tariq? Raja Oman yang Ubah Konstitusi demi Naikkan Jabatan Putranya
Wajib Tahu, Ini Cara...
Wajib Tahu, Ini Cara Hitung dan Bayar Pajak Kendaraan di Jakarta
Prabowo Melayat Uskup...
Prabowo Melayat Uskup Emeritus Mgr Petrus Turang di Gereja Katedral
Berita Terkini
Jejak Pendidikan Giorgio...
Jejak Pendidikan Giorgio Chiellini, Legenda Juventus yang Punya Gelar S2 dari Universitas Turin
12 jam yang lalu
5 Kosakata Bahasa Indonesia...
5 Kosakata Bahasa Indonesia yang Penulisannya Sering Salah
21 jam yang lalu
Jurusan D3 dan D4 Paling...
Jurusan D3 dan D4 Paling Diminati di SNBT 2024, Politeknik Mana Paling Unggul?
1 hari yang lalu
Jadwal Pencairan KJP...
Jadwal Pencairan KJP Plus Bulan April 2025, Orang Tua Simak Ya
1 hari yang lalu
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan...
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan dari Ketentuan SPMB 2025
2 hari yang lalu
SPMB 2025 Dibuka Mei,...
SPMB 2025 Dibuka Mei, Ini Jadwal Resmi Pengganti PPDB dari Kemendikdasmen
2 hari yang lalu
Infografis
3 Negara yang Gratiskan...
3 Negara yang Gratiskan Pendidikan Rakyatnya hingga S3
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved