Sukses di Kubu Raya, Program PBG Perlu Ditularkan di Seluruh Kalimantan Barat
Kamis, 12 Oktober 2023 - 15:51 WIB
loading...
A
A
A
Untuk diketahui, PBG merupakan organisasi pembelajar mandiri yang sistematis dan terstruktur. Organisasi ini dikelola oleh guru-guru terpilih di bawah pengawasan pemerintah daerah (pemda).
Pelaksanaan PBG Kubu Raya merupakan kolaborasi antara PSF dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang selaras dengan keinginan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan percepatan peningkatan sumber daya manusia guru dan perubahan-perubahan dalam dunia pendidikan di era Merdeka Belajar. Pelaksanaan PBG Kubu Raya oleh PSF berlangsung sejak tahun 2021 - 2023
PSF bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya telah melakukan seleksi Guru Inti (GI) sebagai agen perubahan yang menjembatani akses peningkatan kualitas guru yang terjangkau dan berkelanjutan. Dari hasil seleksi ini, terpilih 30 Guru Inti dan 10 di antaranya sebagai pengelola PBG.
Head of Program Implementation PSF Agastya Yogiswara Wahyudyatmika mengatalan tujuan utama program PBG di Kubu Raya pada dasarnya adalah memberi akses yang luas agar guru bisa meningkatkan kompetensinya. “Ide awalnya ini dari Pak Bupati yang tujuan utamnya adalah agar guru bisa meningkatkan kompetensinya secara mandiri dan tidak tergantung kepada pusat,” ujar Agastya
Agasta menjelaskan, program PBG di Kubu Raya sudah diawali sejak tahun 2020 hingga akhirnya lahirlah konsep utama PBG yang selesai tahun 2021. Awalnya ada 75 guru yang diseleksi hingga kemudian terpilih 35 guru baik di jenjang TK, SD dan SMP. Selama 3 tahun, sebanyak 35 guru yang lolos seleksi itu enerima pelatihan setiap bulannya.
Pelaksanaan PBG Kubu Raya merupakan kolaborasi antara PSF dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang selaras dengan keinginan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan percepatan peningkatan sumber daya manusia guru dan perubahan-perubahan dalam dunia pendidikan di era Merdeka Belajar. Pelaksanaan PBG Kubu Raya oleh PSF berlangsung sejak tahun 2021 - 2023
PSF bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya telah melakukan seleksi Guru Inti (GI) sebagai agen perubahan yang menjembatani akses peningkatan kualitas guru yang terjangkau dan berkelanjutan. Dari hasil seleksi ini, terpilih 30 Guru Inti dan 10 di antaranya sebagai pengelola PBG.
Head of Program Implementation PSF Agastya Yogiswara Wahyudyatmika mengatalan tujuan utama program PBG di Kubu Raya pada dasarnya adalah memberi akses yang luas agar guru bisa meningkatkan kompetensinya. “Ide awalnya ini dari Pak Bupati yang tujuan utamnya adalah agar guru bisa meningkatkan kompetensinya secara mandiri dan tidak tergantung kepada pusat,” ujar Agastya
Agasta menjelaskan, program PBG di Kubu Raya sudah diawali sejak tahun 2020 hingga akhirnya lahirlah konsep utama PBG yang selesai tahun 2021. Awalnya ada 75 guru yang diseleksi hingga kemudian terpilih 35 guru baik di jenjang TK, SD dan SMP. Selama 3 tahun, sebanyak 35 guru yang lolos seleksi itu enerima pelatihan setiap bulannya.
Lihat Juga :