Terobosan Pendidikan Ganjar Pranowo Bisa Diterapkan di Indonesia

Jum'at, 13 Oktober 2023 - 16:24 WIB
loading...
Terobosan Pendidikan...
Dalam program yang diusung Ganjar saat memaparkan visi misi jika menjadi presiden, ia menjanjikan untuk menghilangkan kendala yang ada dalam pendidikan. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Masih banyak persoalan pendidikan di Indonesia yang menyulitkan peningkatan standar dan aksesibilitas pendidikan. Kemajuan suatu negara bergantung pada kemampuannya dalam memberikan pendidikan berkualitas kepada generasi mudanya.

Namun, agar transformasi sejati bisa terjadi, pendidikan juga harus berperan sebagai “agent of producer” selain berperan sebagai “agent of change” bagi pemimpin generasi berikutnya.

Indonesia adalah negara republik yang merupakan negara kepulauan yang berpenduduk 275,36 juta jiwa. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 kini mengatur pendidikan di Indonesia. Di Indonesia, ada tiga jalur utama pendidikan: Formal, Non-Formal, dan Informal.

Kondisi pelajar Indonesia masih jauh dari apa yang diharapkan dari generasi cerdas dan kompetitif yang siap bersaing secara global. Komitmen bangsa dalam menjaga tradisi dan budaya sudah sepatutnya membedakan pelajar Indonesia dengan pelajar di luar negeri. Orang-orang di Indonesia seharusnya memiliki tingkat intelektual yang jauh lebih baik dibandingkan orang-orang di negara lain.

Baca juga: Kunjungi Universitas Kristen Maranatha, Ganjar Pranowo Kenalkan Program Gaspol

Hasil dari Program for International Student Assessment (PISA) tahun 2012 menunjukkan betapa pendidikan Indonesia masih jauh dari standar internasional dalam hal kualitas. Bukan hanya sulit mendapatkan pendidikan yang baik di Indonesia, Tak terkecuali Jawa Tengah. Hal inilah yang menjadi perhatian Ganjar Pranowo sejak pertama kali menjabat gubernur.

Bagi Ganjar, kondisi ini merupakan hal yang serius. Oleh karena itu, ia membuat beberapa terobosan besar demi membantu Pendidikan di Jawa Tengah. Alhasil banyak terobosan Ganjar yang terbukti berhasil.

Bahkan, program SMKN gratis yang diusung Ganjar sejak 2014 mendapatkan pujian dari Presiden Jokowi. Tak hanya itu, Jokowi juga meminta Kemendikbudristek melirik program ini supaya bisa dijadikan contoh untuk membantu pendidikan di Indonesia.

SMK Jawa Tengah telah meluluskan sebanyak 1.837 orang hingga saat ini. Tiga SMK di Jawa Tengah menghasilkan lulusan, yaitu SMK Jawa Tengah Semarang meluluskan 825 lulusan, SMK Jawa Tengah Pati meluluskan 336 lulusan, dan SMK Jawa Tengah Purbalingga meluluskan 676 lulusan. Tahun ini, 258 siswa dari tiga kampus SMK Jawa Tengah menerima ijazah angkatan ketujuh. Hingga 70% alumni telah mendapatkan pekerjaan setelah lulus.

Pengamat pendidikan Doni Koesoema meyakini ada peluang untuk mengulangi program sekolah gratis yang dimulai calon presiden Ganjar Pranowo saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Baca juga: 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Calon Presiden 2024 agar Anak Muda Tetap Semangat Menjalani Berbagai Rintangan Hidup

Melihat dari hal tersebut, bisa dipastikan bahwa kinerja Ganjar Pranowo dalam mengatasi Pendidikan di Jawa Tengah sangatlah baik. Ada kemungkinan juga bahwa terobosan lain yang pernah diterapkan Ganjar di Jawa Tengah bisa diterapkan di Indonesia juga. Misalnya, program Pendidikan inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus. Program ini bisa menjamin Pendidikan yang setara bagi seluruh anak di Indonesia.

Dalam program yang diusung Ganjar saat memaparkan visi misi jika menjadi presiden, Ia menjanjikan untuk menghilangkan kendala yang ada dalam pendidikan. Ganjar juga menjanjikan seluruh tenaga pengajar di Indonesia akan mendapatkan gaji yang memuaskan. Meskipun nilainya cukup fantastis, banyak yang berharap program ini dapat terealisasi.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
Cara Akses Platform...
Cara Akses Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Wamen Stella dan Pramono...
Wamen Stella dan Pramono Anung Bahas Jakarta Jadi Pusat Pendidikan Internasional
Hardiknas 2026, Mendikdasmen...
Hardiknas 2026, Mendikdasmen Sampaikan Terima Kasih kepada Guru di Seluruh Indonesia
Tema dan Logo Hardiknas...
Tema dan Logo Hardiknas 2026 Lengkap dengan Makna dan Link Unduhan Resmi
Relawan Perempuan Astra...
Relawan Perempuan Astra Perkuat Kualitas Pendidikan di Sumba Timur
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
Rekomendasi
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berita Terkini
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved