Berkah Doa Ibu, Ini Kisah Mujab, Alumnus UI Penerima Beasiswa LPDP ke Inggris

Minggu, 15 Oktober 2023 - 09:54 WIB
loading...
Berkah Doa Ibu, Ini...
Muhammad Syaeful Mujab. Foto/Instagram @mujabms.
A A A
JAKARTA - Beasiswa LPDP telah banyak mengantarkan anak bangsa untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi dunia . Ini salah satu kisah penerimanya, Muhammad Syaeful Mujab.

Muhammad Syaeful Mujab atau akrab disapa Mujab lahir dan tumbuh di keluarga prasejahtera. Namun lahir dengan keterbatasan ekonomi tak membuatnya patah arang untuk menempuh studi setinggi-tingginya.

Ditinggal Ibu Merantau menjadi PMI di Malaysia sejak Kelas 1 SMP

Awalnya Mujab tak pernah berani bermimpi bisa kuliah ke luar negeri. Sebab untuk menyekolahkan anaknya saja, sang ibunda mesti terbang ke negeri jiran, menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia.

Baca juga: Kisah Arip Muttaqien, Alumni Generasi Pertama Beasiswa LPDP Kini Berkarier di Sekretariat ASEAN

Dikutip dari Instagram LPDP. Mujab mengatakan, meski selalu mendapatkan beasiswa dari #UangKita saat dia sekolah, namun ibunya tetap bekerja di Malaysia demi memenuhi kebutuhan hidup.

Tak ingin ibunda tercintanya berjuang sendiri, Mujab pun mencari penghasilan tambahan semasa dia kuliah di Universitas Indonesia (UI).
Berkah Doa Ibu, Ini Kisah Mujab, Alumnus UI Penerima Beasiswa LPDP ke Inggris

Foto/Instagram @mujabms

"Buat bantu survive, apalagi pas kuliah di UI aku dikit-dikit ngajar les, ikutan lomba sana-sini biar dapet uang, sama jadi MC acara-acara sampe wedding," kata Mujab.

Ya Mujab adalah alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI. Baginya, memilih kuliah di UI bukan juga hal yang mulus. Sebab para anggota keluarganya lebih mendorong Mujab untuk kuliah di sekolah kedinasan yang kuliahnya gratis.

Namun hanya perlu restu Sang Ibu untuk menguatkan hati dan menuntaskan pilihannya untuk studi itu. Ibunya pun terus bekerja walau di negeri orang demi alasan sederhana, agar anaknya bisa terus sekolah.

Dukungan Seorang Ibu adalah Privilese Buat Mujab


"Bicara soal pendidikan, ibu jujur ga knowledgeable. Pas aku pamer IPK semester 1 aja beliau malah nanya balik "kok nilainya dikit sekali mas" alias ngertinya IPK itu paling gede itu 100 atau 10, bukan 4," cerita Mujab.

Baca juga: Kemenag Siapkan Beasiswa Bantuan Penyelesaian Pendidikan S2 dan S3

Bagi Mujab, untuk memilih berkuliah di FISIP-UI bukan juga hal yang mulus. Banyak di antara para keluarga lebih mengarahkan Mujab untuk bersekolah di kedinasan agar tak banyak biaya, namun hanya perlu restu Sang Ibu untuk menguatkan hati dan menuntaskan pilihannya.

Kesempatan berkuliah di Kampus Perjuangan itu tak pernah disia-siakan Mujab. Berbagai tantangan ia jajal termasuk menjadi Presiden BEM UI. Meskipun berpotensi memundurkan timeline kuliahnya, lagi-lagi restu Ibu menguatkan pilihannya.

Pengorbanan yang harus Mujab lakukan demi nyalon sebagai Ketua BEM UI adalah harus kehilangan kesempatan lulus cumlaude. Namun dia tetap melaju karena ingin belajar memimpin dan mengabdi meskipun dia harus menambah semester kuliah untuk mencalonkan diri.
Berkah Doa Ibu, Ini Kisah Mujab, Alumnus UI Penerima Beasiswa LPDP ke Inggris

Foto/Instagram @mujabms

“Yang penting jangan telat sholat”, pesan Ibunya. Tirakat puasa yang dijalani sang Ibu pula yang mengantarkannya menyabet gelar juara Abang DKI pada 2018 lalu.

"Memang benar kalau punya orang tua suportif dan percaya 100 % terhadap keputusan hidup yang kita ambil itu bakal jadi privile banget. Meski soal yang berkekurangan, tetapi support dari ibu itu jadi privilege banget buat aku," tuturnya.

Doa Ibu Antarkannya Kuliah dan Tuntaskan Studi S2 di Inggris


Mujab melanjutkan kuliah S2 Development Studies ke London School of Economics and Political Science, salah satu universitas jurusan soshum terbaik dunia.
Berkah Doa Ibu, Ini Kisah Mujab, Alumnus UI Penerima Beasiswa LPDP ke Inggris

Foto/Instagram @mujabms

"Kepercayaan terhadap kebijakan sosial ini yang bikin aku ambil Development Studies di LSE sampai ambil topik disertasi soal kebijakan sosial," ujarnya.

Kini Mujab telah menuntaskan studi lanjutnya pada bidang Development Studies. Lahir di lingkaran kemiskinan memotivasi dirinya untuk bergerak maju, privilese kepercayaan dan kebebasan, serta dukungan dan restu ibu adalah rumus utama pembuka kesuksesan.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
QS WUR 2027, Ini 20...
QS WUR 2027, Ini 20 Universitas Terbaik di Indonesia yang Masuk Peringkat Dunia
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
UI Tembus 15 Besar Dunia...
UI Tembus 15 Besar Dunia di Ajang Emerald Excellence Awards 2026
UI Jatuhkan Sanksi Kasus...
UI Jatuhkan Sanksi Kasus KSBE di Fakultas Hukum, 15 Terlapor Terbukti Melanggar
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
FIA UI Gelar Pengabdian...
FIA UI Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Lansia di Sijuk Belitung
Rekomendasi
Tradisi Lebaran Anak...
Tradisi Lebaran Anak Yatim di Hari Asyura, Dari Mana Asalnya?
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
Berita Terkini
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
ITS Tembus Peringkat...
ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Ratings 2026
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved