Ornamen Header
Ribuan Siswa Tak Mampu di Bandung Akan Disubsidi Rp2 Juta
Ribuan Siswa Tak Mampu di Bandung Akan Disubsidi Rp2 Juta
Puluhan siswa mengikuti proses belajar mengajar secara tatap muka di sebuah masjid. Foto/Dok/SINDOnews
BANDUNG - Pemkot Bandung berencana memberikan subsidi biaya pendidikan untuk siswa rawan melanjutkan pendidikan (RMP) tingkat SMA/SMK di sekolah negeri dan swasta.

Wali Kota Bandung Oded M Danial memastikan, siswa RMP tingkat SMA akan memperoleh bantuan dari Pemerintah Kota Bandung dalam waktu dekat. (Baca juga: Tiga Kementerian Matangkan Wacana Membuka Sekolah di Zona Kuning)

Kepastian itu setelah Pemkot melakukan pertemuan dengan Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat (Jabar), Kepala Dinas Pendidikan Jabar, beserta Ketua DPRD Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

"Bantuan untuk siswa RMP SMA sudah bisa dilaksanakan. Kita sudah bertemu dengan Kadisdik Jabar dan sudah tidak ada masalah," kata Oded dalam keterangan resminya, Rabu (5/8/2020).

Untuk program tersebut, Pemkot Bandung telah menyiapkan anggaran sebesar Rp33,7 miliar. Dana itu untuk mensubsidi siswa RMP SMA/SMK negeri dan swasta. (Baca juga: Kemenag Pastikan Pengelola Pesantren Utamakan Keselamatan Santri)



Rencananya, Pemkot Bandung akan memberikan bantuan sebesar Rp2 juta per tahun. Data saat ini, siswa RMP yang akan menerima bantuan 4.588 siswa SMA dan 1.2287 siswa SMK.

Kendati begitu, terkait teknis subsidi, Oded mengatakan perlu dibicarakan lebih lanjut dengan Disdik Jabar. Karena kewenangan pengelolaan SMA dan SMK berada di Pemerintah Provinsi Jabar.

"Nanti polanya anggarannya dititipkan di provinsi, karena SMA dan SMK itu kewenangan di provinsi. Tetapi karena itu kan warga Mang Oded, nanti kita yang menyuplai bantuannya," jelas Oded.
(mpw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!