Resmi Ditutup, KKI 2023 Hasilkan 10 Gagasan Penting untuk Pemajuan Kebudayaan
Minggu, 29 Oktober 2023 - 18:59 WIB
loading...
Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti pada penutupan Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) 2023. Foto/BKHM.
A
A
A
JAKARTA - Rangkaian acara Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) 2023 secara resmi telah selesai. Melalui kongres ini, telah dihasilkan setidaknya sepuluh gagasan penting dalam pemajuan kebudayaan Indonesia.
KKI 2023 terwujud sebagai ruang berkumpul bagi para pemangku kepentingan untuk berdialog menyampaikan pendapat agar pembangunan kebudayaan Indonesia lebih terarah, berdampak, dan berbasis pada kebutuhan masyarakat. Adapun sepuluh gagasan tersebut yaitu:
Baca juga: Bappenas Godok Hasil Musrenbang Pemajuan Kebudayaan dengan Kemendikbudristek
1. Menegaskan kebudayaan sebagai daya utama dalam mewujudkan transformasi ke-Indonesiaan
2. Periode 2024-2029 merupakan babak krusial dalam pemajuan kebudayaan
3. Kebebasan berekspresi yang aman dan nyaman
4. Pendidikan yang berkebudayaan merupakan “sekolah kehidupan
5. Transformasi tata kelola Dewan Kesenian dan/atau Dewan Kebudayaan menjadi prioritas kelembagaan
6. Perekatan budaya lintas batas di tataran desa dan kota yang partisipatif dan inklusif
7. Teknologi digital untuk mengolah dataraya Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD), Indeks Kebudayaan, Program Indonesiana, dan berbagai hasil panen budaya masyarakat
8. Masyarakat adat dan lokal lainnya merupakan subjek yang berdaulat atas kebudayaannya.
9. Indonesia memerlukan suatu badan amanat pemajuan kebudayaan
10. Model APBN/D diselaraskan dengan kerangka kerja kebudayaan.
“Terbukti bahwa KKI 2023 ini telah membuat keluaran rekomendasi yang membumi, menukik, dan memberi harapan bahwa kita sebagai bangsa Indonesia mampu mengemban tanggung jawab sebagai bangsa adidaya budaya,” ucap Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti, melalui siaran pers, dikutip Minggu (29/10/2023).
Butir-butir gagasan dalam kongres ini disusun sebagai Rencana Aksi Nasional Pemajuan Kebudayaan 2025-2029, yang akan menjadi blueprint untuk kebijakan kebudayaan nasional Indonesia selama lima tahun mendatang.
Baca juga: Pembukaan PKN 2023, Kantor Bappenas Disulap Jadi Tempat Pelaku Budaya
Lebih lanjut Suharti menyampaikan bahwa Kemendikbudristek sebagai perwakilan pemerintah mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tim perumus, budayawan, seniman, serta para ahli dari berbagai bidang yang telah menyumbangkan pemikirannya dalam KKI 2023.
KKI 2023 terwujud sebagai ruang berkumpul bagi para pemangku kepentingan untuk berdialog menyampaikan pendapat agar pembangunan kebudayaan Indonesia lebih terarah, berdampak, dan berbasis pada kebutuhan masyarakat. Adapun sepuluh gagasan tersebut yaitu:
Baca juga: Bappenas Godok Hasil Musrenbang Pemajuan Kebudayaan dengan Kemendikbudristek
1. Menegaskan kebudayaan sebagai daya utama dalam mewujudkan transformasi ke-Indonesiaan
2. Periode 2024-2029 merupakan babak krusial dalam pemajuan kebudayaan
3. Kebebasan berekspresi yang aman dan nyaman
4. Pendidikan yang berkebudayaan merupakan “sekolah kehidupan
5. Transformasi tata kelola Dewan Kesenian dan/atau Dewan Kebudayaan menjadi prioritas kelembagaan
6. Perekatan budaya lintas batas di tataran desa dan kota yang partisipatif dan inklusif
7. Teknologi digital untuk mengolah dataraya Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD), Indeks Kebudayaan, Program Indonesiana, dan berbagai hasil panen budaya masyarakat
8. Masyarakat adat dan lokal lainnya merupakan subjek yang berdaulat atas kebudayaannya.
9. Indonesia memerlukan suatu badan amanat pemajuan kebudayaan
10. Model APBN/D diselaraskan dengan kerangka kerja kebudayaan.
“Terbukti bahwa KKI 2023 ini telah membuat keluaran rekomendasi yang membumi, menukik, dan memberi harapan bahwa kita sebagai bangsa Indonesia mampu mengemban tanggung jawab sebagai bangsa adidaya budaya,” ucap Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti, melalui siaran pers, dikutip Minggu (29/10/2023).
Butir-butir gagasan dalam kongres ini disusun sebagai Rencana Aksi Nasional Pemajuan Kebudayaan 2025-2029, yang akan menjadi blueprint untuk kebijakan kebudayaan nasional Indonesia selama lima tahun mendatang.
Baca juga: Pembukaan PKN 2023, Kantor Bappenas Disulap Jadi Tempat Pelaku Budaya
Lebih lanjut Suharti menyampaikan bahwa Kemendikbudristek sebagai perwakilan pemerintah mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tim perumus, budayawan, seniman, serta para ahli dari berbagai bidang yang telah menyumbangkan pemikirannya dalam KKI 2023.
Lihat Juga :