6 Perbedaan Vokasi dan Akademik yang Perlu Dipahami Agar Tak Salah Pilih Kuliah

Selasa, 31 Oktober 2023 - 11:42 WIB
loading...
6 Perbedaan Vokasi dan...
Salah satu perbedaan antara vokasi dan akademik adalah program yang ditawarkan. Jika vokasi lebih banyak diploma, akademik adalah jenjang sarjana (S1). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Ini 6 perbedaan program pendidikan vokasi dan akademik yang perlu diketahui. Program yang ditawarkan Perguruan Tinggi bertujuan untuk memfasilitasi pendidikan para mahasiswa. Setelah menempuh studi dan menyelesaikan suatu program, mahasiswa bisa melanjutkan studi ke jenjang berikutnya.

Bagi lulusan sekolah menengah, terbuka peluang untuk meneruskan studi pada program vokasi maupun program akademik. Tapi, apakah kamu sudah mengetahui perbedaan antara program vokasi dan program akademik? Artikel kali ini akan mengulas setidaknya ada 6 perbedaan antara program vokasi dan akademik di Indonesia, simak ya!

6 Perbedaan Antara Vokasi dan Akademik di Pendidikan Tinggi


1. Tujuan Pendidikan

Program Vokasi

Tujuan pendidikan vokasi lebih spesifik dibandingkan tujuan Program Akademik. Pada Program Vokasi, tujuan studi adalah untuk membuat mahasiswa menguasai keahlian tertentu secara spesifik. Contohnya, mahasiswa akan dilatih untuk menguasai keahlian di bidang teknik, bidang ekonomi, bidang pariwisata, bidang perkebunan, dan sebagainya.

Program Akademik

Perbedaan pertama antara Program Vokasi dan Program Akademik adalah tujuan pendidikannya. Pada Program Akademik, perkuliahan difokuskan untuk membuat mahasiswa menguasai, mendalami, serta mengembangkan disiplin keilmuan tertentu.
Keilmuan tersebut sangatlah luas, misalnya keilmuan yang mencakup bidang pengetahuan alam, bidang sosial, bidang keagamaan, bidang teknologi, serta bidang seni.

2. Program yang Ditawarkan


Program Vokasi

Program Vokasi juga menawarkan variasi waktu tempuh studi. Jalur pendidikan tinggi ini mengarahkan lulusannya untuk menguasai keterampilan terapan tertentu. Adapun program pendidikan yang ditawarkan adalah Pendidikan Diploma I (D1) dengan waktu studi 1 tahun dengan beban 32 SKS.

Kedua, Program Pendidikan Diploma II (D2) dengan waktu studi 2 tahun dengan beban 64 SKS. Ketiga, Program Pendidikan Diploma III (D3) memberikan waktu studi selama 3 tahun dengan beban 112 SKS. Keempat, Program Pendidikan Diploma IV (D4) dengan waktu studi 4 tahun dengan beban 144 SKS.

Program Akademik

Program pendidikan yang ditawarkan Program Vokasi dan Program Akademik tidak sama. Pada Program Akademik, terdapat beberapa macam program pendidikan, seperti program sarjana (S1), program magister atau master (S2), dan program doktor (S3). Setiap jenjang menawarkan gelar yang berbeda dengan waktu studi yang berbeda pula.

Untuk program sarjana, lulusan akan mendapatkan gelar sarjana dengan waktu studi 3,5 – 7 tahun. Untuk program master atau magister, gelar yang didapatkan adalah master dengan waktu studi 1 – 2 tahun.

Untuk program doktor, nantinya gelar yang diperoleh adalah doktor dengan waktu studi bervariasi mulai dari 3 – 7 tahun. Program studi khusus pada program sarjana juga menawarkan program profesi, seperti jurusan kedokteran gigi, farmasi, dan sebagainya.

3. Penerapan Kurikulum


Program Vokasi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
APDOVI Perkuat Kapasitas...
APDOVI Perkuat Kapasitas Dosen Vokasi untuk Cetak Lulusan Berkualitas
BINUS Career Bekali...
BINUS Career Bekali Mahasiswa dan Alumni Strategi Hadapi Dunia Kerja yang Kian Kompetitif
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar Series Navigating The Future untuk Siapkan Pemimpin Visioner Berdaya Saing Global
Keren, Mahasiswa PENS...
Keren, Mahasiswa PENS Raih Juara Kompetisi Satelit Mini Dunia di Amerika Serikat
Kisah Arga, Mahasiswa...
Kisah Arga, Mahasiswa Penerima KIP Kuliah yang Raih Penghargaan Berkat Temuan Celah Claude AI
Puncak Kalpasastra 2026,...
Puncak Kalpasastra 2026, BEMP Sastra Indonesia UNJ Hadirkan Salman Aristo
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Tingkatkan Kompetensi...
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, USN Kolaka Kolaborasi dengan Ceria-Micromine
MPLS Ramah dan Gernas...
MPLS Ramah dan Gernas Rana: Memulai Pendidikan dengan Rasa Aman, Bukan Rasa Takut
Rekomendasi
Jalanan Memerah, 2 Juta...
Jalanan Memerah, 2 Juta Suporter Spanyol Turun ke Jalan Rayakan Gelar Piala Dunia 2026
30 Drone MQ-9 Reaper...
30 Drone MQ-9 Reaper AS Ditembak Jatuh oleh Militer Iran, Ini 4 Kelemahannya
DBD Tak Lagi Penyakit...
DBD Tak Lagi Penyakit Musiman, Ahli Minta Pencegahan Dengue Sepanjang Tahun
Berita Terkini
Maudy Ayunda Gandeng...
Maudy Ayunda Gandeng ITB, Kembangkan Skincare Berbasis Riset Indonesia
Kemendikdasmen Siapkan...
Kemendikdasmen Siapkan Lulusan SMK Hadapi Era Robotika, Prospek Karier Menjanjikan
SPMB Sekolah Nasional...
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 Dimulai 21 Juli, Ini Jadwal Seleksi hingga MPLS
Perluas Akses Pendidikan,...
Perluas Akses Pendidikan, 500 Sekolah Nasional Terintegrasi akan Dibangun hingga 2029
APDOVI Perkuat Kapasitas...
APDOVI Perkuat Kapasitas Dosen Vokasi untuk Cetak Lulusan Berkualitas
Cara Mudah Cek Penerima...
Cara Mudah Cek Penerima PIP 2026 Pakai NIK dan NISN
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved