Pandemi Bukan Rintangan, 3 Dosen ITS Lolos Program World Class Professor
Rabu, 05 Agustus 2020 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
Ia pun mengajukan proposal bertajuk World Class Professor Program in Assessing Student Competency for Rudimentary Education due to COVID-19 Outbreak, Yuhana mengundang Profesor Wenny Rahayu dari La Trobe University, Melbourne, Australia. (Baca juga: 64.250 Peserta dari Dalam dan Luar Negeri Bersaing di SIMAK UI )
Berelasi dengan profesor diaspora asal Indonesia tersebut, Yuhana berencana untuk mengadakan beberapa webinar dan workshop seputar Big Data dan tips seputar publikasi internasional serta riset bersama hingga mengadakan MoU antara ITS dengan La Trobe.
Dosen kelahiran 1979 ini melibatkan beberapa anggota dari Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) antara lain Prof Mauridhi Hery Purnomo, Dr Eko Mulyanto Yuniarno, Dr Siti Rochimah, Siska Arifiani SKom MKom, dan dua mahasiswa S3 Teknik Elektro dan seorang mahasiswa S3 Teknik Informatika.
Yuhana berharap kontribusinya dalam kegiatan ini akan dapat membawa ITS ke kancah dunia dan mewujudkan langkah ITS menjadi perguruan tinggi tingkat dunia. “Tahun ini kegiatan tetap dilaksanakan walaupun secara daring. Hal itu tentu dapat mengurangi risiko terpapar pandemi COVID-19,” jelas Direktur Pengelolaan Teknologi dan Sistem Informasi ITS ini seraya bersyukur.
Berelasi dengan profesor diaspora asal Indonesia tersebut, Yuhana berencana untuk mengadakan beberapa webinar dan workshop seputar Big Data dan tips seputar publikasi internasional serta riset bersama hingga mengadakan MoU antara ITS dengan La Trobe.
Dosen kelahiran 1979 ini melibatkan beberapa anggota dari Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) antara lain Prof Mauridhi Hery Purnomo, Dr Eko Mulyanto Yuniarno, Dr Siti Rochimah, Siska Arifiani SKom MKom, dan dua mahasiswa S3 Teknik Elektro dan seorang mahasiswa S3 Teknik Informatika.
Yuhana berharap kontribusinya dalam kegiatan ini akan dapat membawa ITS ke kancah dunia dan mewujudkan langkah ITS menjadi perguruan tinggi tingkat dunia. “Tahun ini kegiatan tetap dilaksanakan walaupun secara daring. Hal itu tentu dapat mengurangi risiko terpapar pandemi COVID-19,” jelas Direktur Pengelolaan Teknologi dan Sistem Informasi ITS ini seraya bersyukur.
(mpw)
Lihat Juga :