Ganjar Pranowo Apresiasi Peran Muhammadiyah pada Bidang Pendidikan

Rabu, 01 November 2023 - 15:45 WIB
loading...
Ganjar Pranowo Apresiasi...
Ganjar Pranowo, calon presiden yang diusung Partai Perindo. Foto/Dok/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Calon Presiden Ganjar Pranowo memberikan penghargaan atas peran krusial Muhammadiyah dalam mendukung perjalanan Indonesia menuju kesuksesan, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan.

Ganjar menyampaikan pandangan ini saat menghadiri acara pengukuhan dan pertemuan nasional Pimpinan Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) yang berlangsung di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat, pada Sabtu (28/10/2023).

Dalam forum yang dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Fokal IMM dari seluruh Indonesia, Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode ini berdiskusi tentang peran penting Muhammadiyah, terutama dalam sektor pendidikan. Ganjar menekankan bahwa kehadiran ribuan lembaga pendidikan dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi adalah bukti nyata peran vital Muhammadiyah dalam pembangunan pendidikan.

Baca juga: Hadiri Forum Alumni IMM, Ganjar Dapat Kejutan Ulang Tahun

“Sudah jelas peran serta Muhammadiyah bidang pendidikan hingga perguruan tinggi,” tegasnya.

Ia menyebut bahwa kontribusi Muhammadiyah di sektor pendidikan sangat penting, karena mereka memiliki program-program terstruktur untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

Oleh karena itu, ia menilai bahwa kontribusi Muhammadiyah dalam mencapai target Indonesia Emas tahun 2045 melalui program-program yang memberikan dampak positif sangat berarti.

Muhammadiyah dalam Dunia Pendidikan

Muhammadiyah adalah sebuah organisasi Islam yang sangat peduli terhadap dakwah, pendidikan, kesehatan, serta berbagai kegiatan amal lainnya, termasuk dalam aspek politik.

Organisasi ini dikenal sebagai sebuah gerakan tajdid, mereformasi, dan menggerakkan perubahan positif di berbagai bidang, terutama dalam pendidikan. Sebagai gerakan tajdid, Muhammadiyah diharapkan untuk berperan aktif dalam merancang strategi dan mencari solusi atas berbagai tantangan sosial yang ada saat ini.

Gerakan Tajdid adalah gerakan pembaharuan dalam ajaran Islam yang sebelumnya telah dipengaruhi oleh kepercayaan takhayul, bidah, dan Khurafat (keyakinan tanpa dasar). Istilah Tajdid berasal dari bahasa Arab yang berarti penyegaran atau penyempurnaan.

Baca juga: Baliho dan Bendera PDIP Dicopot saat Kunjungan Jokowi di Bali, Begini Respons Ganjar Pranowo

Muhammadiyah, organisasi Islam besar di Indonesia, memiliki peran penting dalam berbagai bidang, terutama pendidikan. KH Ahmad Dahlan, pendirinya, adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia. Muhammadiyah bekerja bersama dengan organisasi besar lainnya seperti Nadhlatul Ulama (NU) untuk kemajuan bangsa, dengan tugas yang saling melengkapi daripada bersaing.

Muhammadiyah, sebagai organisasi dengan visi dan misi yang jelas, mengarahkan upayanya menuju tujuan bersama. Sebagai sebuah gerakan, Muhammadiyah beroperasi di berbagai aspek kehidupan masyarakat di Indonesia, sesuai dengan Anggaran Dasarnya yang mencakup upaya dakwah, perbaikan moral, reformasi, dan berbagai kegiatan di bidang lainnya.

Muhammadiyah mewujudkan misi ini melalui berbagai program dan kegiatan yang diatur dalam Anggaran Rumah Tangganya, dengan tujuan mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam praktiknya.

Muhammadiyah menciptakan pendidikan yang menggabungkan pendekatan sekolah umum dengan madrasah/pesantren. Untuk merealisasikan gagasan ini, Muhammadiyah mendirikan berbagai jenis lembaga pendidikan, termasuk sekolah umum yang mengajarkan agama, madrasah/pesantren yang mengajarkan ilmu pengetahuan modern, dan perguruan tinggi.

K.H. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, memulai usaha pengembangan sistem pendidikan Islam modern karena melihat dualisme dalam sistem pendidikan di masa kolonial Indonesia. Muhammadiyah, sebagai gerakan dakwah Islam, menggunakan pendidikan sebagai sarana untuk menyampaikan pesan dakwah dengan menanamkan nilai-nilai Islam.

Salah satu ciri khas pendidikan Muhammadiyah yang masih ada hingga saat ini adalah mata pelajaran AIK (al-Islam kemuhammadiyahan) di semua lembaga pendidikan mereka, sebagai upaya untuk memastikan bahwa nilai-nilai Islam menjadi landasan dalam setiap tindakan dan langkah yang diambil.

Sekolah Muhammadiyah mencerminkan visi pendidikan Islam yang kokoh dan terpadu, sesuai dengan cita-cita pendirinya. Guru dan siswa hidup dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Islam, baik di dalam maupun di luar sekolah. Keunikan Sekolah Muhammadiyah terletak pada pendalaman dan cakupan pendidikan agama Islam, yang mencakup tauhid, ibadah, akhlak, ilmu pengetahuan Islam, dan pemahaman kemuhammadiyahan.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
Cara Akses Platform...
Cara Akses Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Wamen Stella dan Pramono...
Wamen Stella dan Pramono Anung Bahas Jakarta Jadi Pusat Pendidikan Internasional
Hardiknas 2026, Mendikdasmen...
Hardiknas 2026, Mendikdasmen Sampaikan Terima Kasih kepada Guru di Seluruh Indonesia
Tema dan Logo Hardiknas...
Tema dan Logo Hardiknas 2026 Lengkap dengan Makna dan Link Unduhan Resmi
Relawan Perempuan Astra...
Relawan Perempuan Astra Perkuat Kualitas Pendidikan di Sumba Timur
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Rekomendasi
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Berita Terkini
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Infografis
Kisah Jalur KRL Jabodetabek,...
Kisah Jalur KRL Jabodetabek, Diawali Rute Tanjung Priok-Jatinegara Pada 1924
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved