1.700 Pelajar Jadi Duta Generasi Sehat Indonesia Cegah Anemia pada Remaja
Rabu, 08 November 2023 - 17:55 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Cerita Babe Cabita usai Idap Penyakit Langka Anemia Aplastik, Berat Badan Naik 10 Kilogram
“Oleh karena itu, anak muda dan remaja perlu dipersiapkan agar menjadi penentu kualitas keluarga dan penentu sebuah bangsa dan generasi yang akan datang,” katanya, melalui siaran pers, Rabu (8/11/2023).
Vice President General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh menjelaskan, program GESID yang menyasar edukasi kesehatan pada remaja diharapkan dapat memberi dampak pada kesehatan dan juga lingkungan. Dia menambahkan, pada aspek kesehatan, Indonesia saat ini masih menghadapi masalah stunting yang penanganannya perlu dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir
“Dan tentunya perlu diperhatikan sejak fase remaja, sebagai fase menuju dewasa dan fase pranikah yang akan mengantarkan mereka menjadi orangtua yang melahirkan penerus Indonesia,” ucapnya.
Pada tahun 2020, GESID telah berkolaborasi dengan 412 SMP dan SMA dan telah menghasilkan sebanyak 4.348 duta GESID SMP, SMA dan mahasiswa, juga telah berkolaborasi dengan berbagai mitra seperti AIESEC, LP Ma’arif, LPTP, dan mitra lainnya.
“Pengetahuan yang didapat dari pembekalan Duta GESID sangat membantu dalam hal edukasi teman sebaya mengenai pencegahan stunting, selain itu saya juga bisa mengetahui isu-isu sosial seperti pernikahan usia anak dan bisa mencari tahu pencegahan dari permasalahan tersebut” tutur salah satu Duta GESID, Dion dari SMPN 21 Semarang.
“Oleh karena itu, anak muda dan remaja perlu dipersiapkan agar menjadi penentu kualitas keluarga dan penentu sebuah bangsa dan generasi yang akan datang,” katanya, melalui siaran pers, Rabu (8/11/2023).
Vice President General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh menjelaskan, program GESID yang menyasar edukasi kesehatan pada remaja diharapkan dapat memberi dampak pada kesehatan dan juga lingkungan. Dia menambahkan, pada aspek kesehatan, Indonesia saat ini masih menghadapi masalah stunting yang penanganannya perlu dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir
“Dan tentunya perlu diperhatikan sejak fase remaja, sebagai fase menuju dewasa dan fase pranikah yang akan mengantarkan mereka menjadi orangtua yang melahirkan penerus Indonesia,” ucapnya.
Pada tahun 2020, GESID telah berkolaborasi dengan 412 SMP dan SMA dan telah menghasilkan sebanyak 4.348 duta GESID SMP, SMA dan mahasiswa, juga telah berkolaborasi dengan berbagai mitra seperti AIESEC, LP Ma’arif, LPTP, dan mitra lainnya.
“Pengetahuan yang didapat dari pembekalan Duta GESID sangat membantu dalam hal edukasi teman sebaya mengenai pencegahan stunting, selain itu saya juga bisa mengetahui isu-isu sosial seperti pernikahan usia anak dan bisa mencari tahu pencegahan dari permasalahan tersebut” tutur salah satu Duta GESID, Dion dari SMPN 21 Semarang.
(nnz)
Lihat Juga :