Perpusnas, Kemensetneg, dan Kemenlu Kenalkan Program TPBIS di Colombo Plan
Jum'at, 10 November 2023 - 14:46 WIB
loading...
Kepala Biro Hukum, Organisasi, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Perpusnas Sri Marganingsih (tengah) dan Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Perpusnas, Nani Suryani (kanan) pada konferensi pers Colombo Plan. Foto/Perpusnas.
A
A
A
JAKARTA - Indonesia turut memperkuat komitmen pelaksanaan program Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST). Pemerintah diwakili Kementerian Sekretariat Negara ( Kemensetneg ) di bawah Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri telah menjalin kerja sama dengan berbagai organisasi internasional, termasuk Colombo Plan .
Kepala Biro Hukum, Organisasi, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Perpusnas Sri Marganingsih menjelaskan Colombo Plan merupakan organisasi regional yang mencakup konsep upaya kolektif antarpemerintah untuk memperkuat pembangunan ekonomi dan sosial negara-negara anggotanya di wilayah Asia-Pasifik. Fokus utama dari semua kegiatan Colombo Plan adalah pengembangan sumber daya manusia.
“Indonesia telah aktif berpartisipasi dalam Colombo Plan sejak tahun 1953 dan selama kurun waktu 1995-2007, Indonesia menjadi salah satu penerima manfaat terbesar dari program Colombo Plan dengan 1.131 peserta yang telah mengikuti berbagai program,” ucapnya di Jakarta pada Jumat (10/11/2023).
Baca juga: Tingkatkan Literasi, Menteri hingga Bupati Raih Penghargaan dari Perpusnas
Lebih lanjut, Sri menerangkan bahwa pada 2023 Perpusnas bekerja sama dengan Kemensetneg dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di bawah Direktorat Sosial Budaya dan Organisasi Internasional Negara Berkembang dalam mengadakan sesi berbagi praktik baik melalui pelatihan untuk 17 peserta
Yakni 7 peserta berasal dari 5 negara anggota Colombo Plan (Laos, Malaysia, Nepal, Sri Lanka, dan Vietnam) dan 10 peserta lainnya yang terdiri dari perwakilan dari provinsi/kabupaten/kota di Indonesia. Dia menambahkan program praktik baik tersebut akan diselenggarakan setiap tahun dalam kurun waktu tiga tahun.
Kepala Biro Hukum, Organisasi, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Perpusnas Sri Marganingsih menjelaskan Colombo Plan merupakan organisasi regional yang mencakup konsep upaya kolektif antarpemerintah untuk memperkuat pembangunan ekonomi dan sosial negara-negara anggotanya di wilayah Asia-Pasifik. Fokus utama dari semua kegiatan Colombo Plan adalah pengembangan sumber daya manusia.
“Indonesia telah aktif berpartisipasi dalam Colombo Plan sejak tahun 1953 dan selama kurun waktu 1995-2007, Indonesia menjadi salah satu penerima manfaat terbesar dari program Colombo Plan dengan 1.131 peserta yang telah mengikuti berbagai program,” ucapnya di Jakarta pada Jumat (10/11/2023).
Baca juga: Tingkatkan Literasi, Menteri hingga Bupati Raih Penghargaan dari Perpusnas
Lebih lanjut, Sri menerangkan bahwa pada 2023 Perpusnas bekerja sama dengan Kemensetneg dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di bawah Direktorat Sosial Budaya dan Organisasi Internasional Negara Berkembang dalam mengadakan sesi berbagi praktik baik melalui pelatihan untuk 17 peserta
Yakni 7 peserta berasal dari 5 negara anggota Colombo Plan (Laos, Malaysia, Nepal, Sri Lanka, dan Vietnam) dan 10 peserta lainnya yang terdiri dari perwakilan dari provinsi/kabupaten/kota di Indonesia. Dia menambahkan program praktik baik tersebut akan diselenggarakan setiap tahun dalam kurun waktu tiga tahun.
Lihat Juga :