Sambut Society 5.0, Pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD akan Hadirkan Pendidikan Digital di Indonesia
Minggu, 12 November 2023 - 09:42 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyatakan bahwa teknologi digital sekarang menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana pentingnya makan.
"Maka, dunia pendidikan harus menyiapkan mental para mahasiswa. Saya berbicara dengan rekan-rekan ilmuwan, peneliti, dan lainnya, kami menyampaikan bahwa pada era sekarang, mata kuliah dasar umum, seperti kewirausahaan, Pancasila, dan agama, perlu ditambah dengan mata kuliah digital, karena semuanya akan menggunakan teknologi digital," ungkap Ganjar.
"Selain itu, kebiasaan menggunakan teknologi digital menjadi bagian yang tak terhindarkan, mirip dengan kegiatan makan dan menghirup udara. Dengan demikian, orang akan terbiasa bekerja menggunakan teknologi dan mengikuti perkembangannya," tambahnya.
Ganjar menegaskan bahwa setelah keterampilan digital dikuasai, masyarakat dapat memilih antara menjadi karyawan atau pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dia optimistis bahwa peluang untuk menjadi pengusaha di Indonesia masih luas.
"Setelah dasar-dasar telah dikuasai, mereka yang memiliki keterampilan tersebut dapat memilih apakah ingin menjadi pegawai atau pengusaha. Ini sangat penting karena masyarakat memiliki dua pilihan utama dalam dunia kerja: menjadi karyawan atau menjadi wirausaha," pungkasnya.
"Maka, dunia pendidikan harus menyiapkan mental para mahasiswa. Saya berbicara dengan rekan-rekan ilmuwan, peneliti, dan lainnya, kami menyampaikan bahwa pada era sekarang, mata kuliah dasar umum, seperti kewirausahaan, Pancasila, dan agama, perlu ditambah dengan mata kuliah digital, karena semuanya akan menggunakan teknologi digital," ungkap Ganjar.
"Selain itu, kebiasaan menggunakan teknologi digital menjadi bagian yang tak terhindarkan, mirip dengan kegiatan makan dan menghirup udara. Dengan demikian, orang akan terbiasa bekerja menggunakan teknologi dan mengikuti perkembangannya," tambahnya.
Ganjar menegaskan bahwa setelah keterampilan digital dikuasai, masyarakat dapat memilih antara menjadi karyawan atau pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dia optimistis bahwa peluang untuk menjadi pengusaha di Indonesia masih luas.
"Setelah dasar-dasar telah dikuasai, mereka yang memiliki keterampilan tersebut dapat memilih apakah ingin menjadi pegawai atau pengusaha. Ini sangat penting karena masyarakat memiliki dua pilihan utama dalam dunia kerja: menjadi karyawan atau menjadi wirausaha," pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :