5 Tips Perbesar Peluang Lolos Prodi Pilihan Pertama di SNBP, Ini Kuncinya

Selasa, 06 Februari 2024 - 14:18 WIB
loading...
5 Tips Perbesar Peluang...
Salah satu strategi untuk memperbesar peluang lolos prodi pilihan pertama di SNBP 2024 adalah dengan memiih jurusan sesuai minat dan bakat. Foto ilustrasi/Ist
A A A
JAKARTA - Ini 5 tips memperbesar peluang lolos prodi pilihan prtama di SNBP 2024. Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi menjadi jalur pertama penerimaan mahasiswa baru (PMB) yang dibuka perguruan tinggi negeri (PTN).

Di jalur SNBP 2024, siswa yang dinyatakan eligible SNBP 2024, hanya bisa mendaftar dua prodi saja. Berbeda dengan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang bisa memilih hingga empat prodi.

Karena itu memilih jurusan atau program studi (prodi) di perguruan tinggi negeri perlu dipertimbangkan secara matang.Artikel kali ini akan membahas tips bagaimana memperbesar peluang lolos di prodi pilihan pertama SNBP 2024, simak ya!

5 Tips Memperbesar Peluang Lolos Prodi Pilihan Pertama SNBP 2024


1. Memilih jurusan sesuai minat dan bakat


Penting bagi siswa memilih jurusan sesuai minat dan bakat. Bila sejak lama kamu berbakat di bidang seni, ada baiknya memilih jurusan kesenian.

Begitu juga bila minatmu sejak lama adalah Jurusan Kedokteran atau Teknik tentu harus dibuktikan dengan minat yang tinggi.Bila kamu memilih jurusan tidak sesuai dengan bakat dan minatmu, yang rugi adalah dirimu sendiri.

Selain berpeluang tidak lolos, bisa saja kamu diterima tetapi akan kesulitan mempelajari mata kuliah karena tidak ada motivasi atau semangat tinggi.

Baca juga: Mau Daftar SNBP 2024? Ketahui Aturan Memilih Jurusan Kuliah Berikut Ini

2. Cek tingkat keketatan


Tingkat keketatan adalah perbandingan jumlah kuota dan jumlah siswa yang melamar jurusan. Semakin kecil angka keketatan menunjukkan keketatan penerimaan mahasiswa yang makin tinggi. Misalnya, Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (ITB) punya angka keketatan kurang dari 5 persen. Sementara fakultas lain 5 - 10 persen.

Jadi, cara memilih jurusan pilihan pertama ialah jurusan dengan tingkat keketatan tinggi baru pada pilihan kedua adalah jurusan tingkat keketatan rendah.

3. Rencana lintas jurusan


Sejak tahun 2023, siswa bisa lintas jurusan di SNBP maupun SNBT. Tahun ini pun juga berlaku aturan yang sama. Kalau ingin lolos jurusan pilihan pertama tetapi kamu ingin lintas jurusan, harus memperhatikan nilai rapor semester 1-5 dan mata pelajaran pendukung.

Mata pelajaran pendukung adalah mata pelajaran yang linier dengan bidang studi atau prodi saat kuliah. Aturan ini diatur dalam Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi republik Indonesia nomor 345/M/2022 Tentang mata Pelajaran Pendukung Program Studi Dalam SNBP.

4. Pilihan PTN


Meski di SNBP 2024 bisa memilih maksimal dua prodi, tetapi ada ketentuan yang harus dipatuhi. Dalam laman SNPMB, ada aturan memilih prodi seperti berikut ini:

a. Setiap siswa yang eligible diizinkan memilih Prodi di PTN Akademik, PTN Vokasi, dan/atau PTKIN.

b. Setiap siswa dapat memilih dua program studi dari satu atau dua PTN.

c. Jika memilih dua program studi, maka salah satu prodi harus berada di PTN pada provinsi yang sama dengan SMA/SMK/MA asalnya.

d. Apabila memilih satu program studi, dapat memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.

Jadi, jangan sampai pilihan pertama dan pilihan kedua justru di PTN yang berada di luar provinsimu. Ingatlah jika memilih dua prodi, maka salah satunya harus berada di provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK mu.

5. Manfaatkan prestasi


Apabila kamu punya prestasi akademik dan non-akademik, hal itu bisa menjadi nilai lebih. Seperti di Universitas Airlangga (Unair). Jika siswa pernah mengikuti Olimpiade Sains Airlangga (OSA), maka sertifikat OSA dapat digunakan sebagai salah satu prestasi akademik untuk mendaftar SNBP. Termasuk bila kamu punya prestasi yang linier dengan jurusan pilihan pertama, maka bisa kamu cantumkan saat pendaftaran SNBP.
(wyn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
PTN Favorit dengan Pendaftar...
PTN Favorit dengan Pendaftar UTBK SNBT Terbanyak 3 Tahun Terakhir
Perjuangan Teuku Feroz...
Perjuangan Teuku Feroz Bantu Anak Aceh Tembus Kampus Top Nasional
Antisipasi Joki di UM-PTKIN...
Antisipasi Joki di UM-PTKIN 2026, Panitia Siapkan Pengamanan Berlapis
UM PTKIN 2026 Masih...
UM PTKIN 2026 Masih Dibuka hingga 30 Mei, Pendaftar Tembus 60 Ribu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Tips MotionTrade: 4...
Tips MotionTrade: 4 Kesalahan Investor Pemula dalam Berinvestasi ETF
Rekomendasi
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Berita Terkini
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved