Hebat Sekaligus Inspiratif, Ayah dan Anak Wisuda Bareng di UIN Walisongo Semarang
Rabu, 07 Februari 2024 - 13:38 WIB
loading...
Pasangan bapak dan anak yakni H. M. Mudhofi dan Muhammad Nabih Z. A berhasil lulus bareng dan mengikuti prosesi wisuda di UIN Walisongo, Rabu (7/2/2024). Foto/Ist
A
A
A
SEMARANG - Ada pemandangan gembira bercampur haru di prosesi wisuda UIN Walisongo Semarang periode Februari 2024. Dua wisudawan berstatus bapak dan anak yakni H. M. Mudhofi dan Muhammad Nabih Z. A. berhasil berhasil lulus bersama di UIN Walisongo.
Kebahagiaan Mudhofi dan Muhammad Nabih larut bersama 1.083 wisudawan lainnya di prosesi wisuda yang digelar di Gedung Tgk. Ismail Yaqub UIN Walisongo, Rabu (7/2/2024)
Mudhofi berhasil menyelesaikan pendidikan doktornya pada Program Doktor Studi Islam konsentrasi Pemikiran Islam, sedangkan sang anak, Nabih menjadi lulusan terbaik di Fakultas Ushuludin dan Humaniora.
Meskipun berbeda fakultas, ayah dan anak ini memiliki semangat sama dalam menyelesaikan pendidikannya. Sekedar diketahui, Mudhofi merupakan Wakil Dekan Bidang Akademik di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo.
Mudhofi mendapat gelar Doktor dengan IPK 3,76 sedangkan putranya Nabih meraih IPK 3,85. Mudhofi menulis disertasi yang mendapatkan nilai 3,97 dengan judul "Pengarusutamaan Narasi Ahl Al-Sunnah Wa Al-Jamaah Al-Nahdiyyah di Era New Media.
Baca juga: Terbagi di 5 Jalur Seleksi, UIN Walisongo Sediakan 5.370 Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru 2024
Sedangkan Nabih menuliskan skripsi yang meraih nilai 4 (A) berjudul "The Childfree Phenomena of Sayyid Mahmud Al-Alusi's Prespective in Tafsir Ruh Al Ma'Ani". Mudhofi dan Nabih mengaku tidak mengalami hambatan yang berarti saat menyelesaikan pendidikan
Kebahagiaan Mudhofi dan Muhammad Nabih larut bersama 1.083 wisudawan lainnya di prosesi wisuda yang digelar di Gedung Tgk. Ismail Yaqub UIN Walisongo, Rabu (7/2/2024)
Mudhofi berhasil menyelesaikan pendidikan doktornya pada Program Doktor Studi Islam konsentrasi Pemikiran Islam, sedangkan sang anak, Nabih menjadi lulusan terbaik di Fakultas Ushuludin dan Humaniora.
Meskipun berbeda fakultas, ayah dan anak ini memiliki semangat sama dalam menyelesaikan pendidikannya. Sekedar diketahui, Mudhofi merupakan Wakil Dekan Bidang Akademik di Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo.
Mudhofi mendapat gelar Doktor dengan IPK 3,76 sedangkan putranya Nabih meraih IPK 3,85. Mudhofi menulis disertasi yang mendapatkan nilai 3,97 dengan judul "Pengarusutamaan Narasi Ahl Al-Sunnah Wa Al-Jamaah Al-Nahdiyyah di Era New Media.
Baca juga: Terbagi di 5 Jalur Seleksi, UIN Walisongo Sediakan 5.370 Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru 2024
Sedangkan Nabih menuliskan skripsi yang meraih nilai 4 (A) berjudul "The Childfree Phenomena of Sayyid Mahmud Al-Alusi's Prespective in Tafsir Ruh Al Ma'Ani". Mudhofi dan Nabih mengaku tidak mengalami hambatan yang berarti saat menyelesaikan pendidikan
Lihat Juga :